22 Februari 2010

Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam

Dari Museum Kesehatan saya dan Adha menuju Monumen Kapal Selam yang ada di Jalan Pemuda, dekat dengan Delta Plaza. Cukup dengan membayar tiket sebesar Rp 5.000,- kita sudah dapat masuk museum serta menonton video rama tentang sejarah kapal selam yang digunakan di Indonesia.

Kapal selam yang berada di tepi Kalimas ini bernama KRI Pasopati 410. Kapal ini berjenis SS tipe Whiskey Class yang dibuat pada tahun 1952 di Rusia dan mulai digunakan oleh TNI Angkatan Laut pada 15 Desember 1962. KRI Pasopati memiliki panjang 76 meter dan lebar 6,30 meter, kecepatan maksimum di atas permukaan laut kapal ini adalah 18,3 knot, sedangkan kecepatan maksimal di bawah permukaan laut adalah 13,5 knot.

Monumen Kapal Selam

Kami masuk kapal melalui pintu depan, melewati ruang demi ruang. Sekilas ruangannya mirip seperti kabin pesawat. Meskipun tidak terlalu luas, udara di dalam tidak terlalu panas karena di berbagai sudut ruangan terdapat AC. Untuk berpindah dari ruang yang satu ke ruang yang lainnya terkadang kita harus menunduk karena harus melewati pintu berbentuk lingkaran yang cukup rendah dan sempit.

Disini kita akan melihat ruang komunikasi, ruang mesin dengan berbagai tombol dan panel yang cukup banyak dan warna-warni. Ada juga ruang perwira yang mungkin digunakan sebagai tempat untuk berisitirahat meskipun tempatnya cukup sempit. Kita juga bisa mengintip keluar kapal dengan menggunakan periskop yang ada di kapal ini. Periskop masih berfungsi meskipun saat kita melihat tidak akan begitu terlihat jelas.

Monumen Kapal Selam

Selesai berjalan sepanjang badan kapal, kami keluar menuju ruang video rama. Kami menunggu terlebih dahulu karena video rama baru diputar beberapa menit lagi. Sembari menunggu, kami bersantai di tepi Kalimas sambil mengamati kepadatan lalu lintas Kota Surabaya pada siang hari.

Monumen Kapal Selam

Tepat pukul 14.00 video rama diputar. Film ini banyak menceritakan tentang sejarah Indonesia sebagai negara maritim. Dimulai dari negara ini yang membuat kapal selam sendiri, lalu kapal tersebut digantikan oleh SS Whiskey Class yang berasal dari Rusia. Awal mulanya datang 2 kapal, lalu ditambah lagi dengan 10 kapal sejenis yang salah satunya adalah KRI Pasopati 410 yang ada di monumen ini. Pada akhirnya SS Whiskey Class dipensiunkan dan diganti dengan jenis SS yang lain. Untuk mengenang dan menghormati jasa kapal yang sudah menjaga perairan Indonesia selama bertahun-tahun, maka dibuatlah Monumen Kapal Selam di Surabaya dengan menggunakan KRI Pasopati 410.

Monumen Kapal Selam

Setelah puas di monumen, Anda bisa berjalan-jalan atau makan di Plaza Surabaya yang terkenal dengan sebutan Delta Plaza tepat berada di sebelah Monumen Kapal Selam ini. Tertarik mencoba?


4 komentar:

  1. RALAT : monumen kapal selam ada di jalan Pemuda bukan jalan Pahlawan. trims

    BalasHapus