10 April 2010

Mandala Airlines Airbus A320 Jakarta-Yogyakarta

Mandala Airlines

Flight Detail:
Date: April 08, 2010
Airline: Mandala Airlines
Flight No: RI-350
Route: Jakarta (CGK)-Yogyakarta (JOG)
Departure Time: 10.55 (scheduled), 11.18 (actual)
Arrival Time: 11.55 (scheduled), 12.25 (actual)
Aircraft: Airbus A320-232
Registration: PK-RML
Class: Economy
Seat: 7F
Site: http://www.mandalaair.com/

Trip report yang ini masih merupakan lanjutan dari trip report sebelumnya dengan Citilink. Setelah sarapan di Terminal 1, perjalanan kembali saya lanjutkan dengan menggunakan shutle bus menuju Terminal 3. Kali ini saya menggunakan jasa Mandala Airlines untuk terbang ke Jogja. Mandala merupakan salah satu dari dua maskapai Indonesia yang telah lolos IOSA audit selain Garuda Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keamanan dari Mandala sudah setara dengan maskapai-maskapai internasional ternama.

Seperti biasanya saya sampai di terminal keberangkatan 2 jam sebelum jadwal, sehingga masih banyak waktu buat santai-santai.

Mandala Airlines

Beruntung check in counter baru saja dibuka, jadi nggak pake lama ngantrinya. Kebetulan pada siang itu hanya dua check in counter yang buka, Mandala ke Jogja dan Indonesia AirAsia ke Denpasar.

Mandala Airlines

Abis check in dan bayar airport tax, saya menuju boarding gate melewati meeting point. Jadi penumpang yang akan berangkat dan juga yang baru tiba akan bertemu di tempat ini, nggak kebayang deh kalo pas lagi peak season gimana ramenya tempat ini karena yang berangkat dan yang datang betemu di satu tempat.

Mandala Airlines

Sewaktu sudah berada di lantai dua saya tertarik untuk mengambil gambar penghuni Terminal 2F yang sedang berkumpul.

Mandala Airlines

Susana ruang tunggu yang masih sepi, hanya ada penumpang Indonesia AirAsia yang akan ke Denpasar dan beberapa penumpang Mandala ke Jogja.

Mandala Airlines

Udah jam 10.45 yaitu 10 menit sebelum jadwal keberangkatan tapi belum ada panggilan untuk boarding. Coba cek ke apron ternyata pesawatnya baru aja datang. Hmmm.. Ternyata pesawat buat ke Jogja adalah PK-RML. Ini adalah pesawat Mandala yang ingin sekali saya naiki karena livery-nya unik, berbeda dengan livery pesawat Mandala yang lainnya. Selain itu pesawat ini adalah pesawat Airbus A320 Mandala yang berusia paling muda (belum sampai 2 tahun).

Mandala Airlines

Indonesia AirAsia dengan pesawat Airbus A320 sudah berangkat duluan ke Denpasar.

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Cek boarding pass dulu karena udah ada panggilan boarding.

Mandala Airlines

Ini tunggangan saya untuk ke Jogja, Mandala Airlines Airbus A320-200.

Mandala Airlines

Foto dulu moncongnya.

Mandala Airlines

Boarding dilakukan dengan cepat, door closed, lalu push back. Terminal 3 dari dalam pesawat terlihat cukup minimalis tapi modern.

Mandala Airlines

Taxi ke Runway 25R, hanya tersisa pesawat Indonesia AirAsia Boeing 737-300 PK-AWU saja yang berada di apron. Sepertinya pesawat ini sedang sakit.

Mandala Airlines

Pesawat take off diurutan kedua setelah Garuda Indonesia Boeing 737-500. Setelah Garuda take off, pesawat yang saya naiki masuk ke runway, line up, full throtle, dan airborne.

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Seat belt sign sudah off, foto cabinnya dulu. Pesawat cukup penuh, dengan load factor sekitar 90 persen.

Mandala Airlines

Seat pitch

Mandala Airlines

Isi seat pocket cukup lengkap, ada safety information, inflight menu, inflight shop, dan inflight magazine.

Mandala Airlines

Logbook yang saya titipkan kepada mbak mugari untuk kapitano udah dikasihin lagi ke saya, dari informasi tersebut rute yang digunakan dalam penerbangan ini adalah JKT-HLM-BND-CILACAP-JOG. Dan kemungkinan saat ini sedang berada di wilayah Cilacap dengan pantai-pantainya yang cukup indah terlihat dari atas.

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Pesawat sudah turun meninggalkan ketinggian jelajah 31000 kaki di atas permukaan laut.

Mandala Airlines

Ketika sudah sampai di wilayah Jogja dan bersiap untuk mendarat, pesawat terpaksa harus holding terlebih dahulu yaitu berputar-putar di atas wilayah Jogja karena traffic di Jogja sedang ramai. Cuaca di atas Jogja saat itu cloudy sehingga terjadi sedikit goyang dombret.

Mandala Airlines

Akhirnya dikasih clearence juga buat landing.

Mandala Airlines

Lagi-lagi foto saat landing nggak ada karena saya pake buat video.


Parkir di sebelah Indonesia AirAsia A320 PK-AXG.

Mandala Airlines

Turun dari pesawat baru bisa ngambil foto ini, pas naik kelupaan :p.

Mandala Airlines

Foto pesawatnya lagi mumpung cuaca di Jogja lagi cerah..

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Woaahhh.. Di sebelah ada pesawat terbarunya Wings Air yaitu ATR72-500 PK-WFG. Dalam sehari pesawat yang satu ini menerbangi rute SRG-SUB-DPS-SUB-JOG-BDO-JOG-SUB-SRG. Pengen banget rasanya nyobain pesawat ini, bener-bener cantik. Love this one.. Tapi suara APU-nya super duper berisik bangetttt..

Mandala Airlines

Mandala Airlines

Masih belum bosen juga foto ini kapal. Hehe..

Mandala Airlines

Yang terakhir foto keluarga dulu sebelum keluar, yang rukun ya jangan sikut-sikutan apalagi adu jotos.. Hohohoho..

Mandala Airlines


13 komentar:

  1. Saya sudah beberapa naik pesawat ATR 72-500 terbarunya Wings Air. Pesawat yang nyaman dan tidak seperti (yang katanya) pesawat baling-baling lainnya.

    Pesawatnya memang unik, dan senang memfotonya karena jarang kan melihat pesawat baling-baling komersial beroperasi di Pulau Jawa. EKSOTIS!! :-)

    Btw, setahu saya, ATR 72-500 tidak memiliki APU deh.

    Salam kenal btw :-)

    BalasHapus
  2. ha iya bener banget, ATR 72-500 nggak punya APU. berarti yang bising itu memang suara engine, tetapi baling2nya direm.. hmm..

    sebenernya masalah yang katanya pesawat baling2 goyang sana-sini itu kan juga karena weather. kalo cuacanya bagus ya pastinya anteng2 aja, kalo kena weather ya goyang dombret. lha wong naik Airbus A320 aja kalo masuk weather perut serasa dikocok, apalagi pesawat propeller.. hehehe

    BalasHapus
  3. Haha, saya setuju sekali!! Dulu saya pernah naik pesawat Boeing 777-300 dan berguncang sedikit waktu menembus awan sewaktu cuaca buruk. Pesawat wide body pun bisa juga berguncang! hahaha.... . Cuma kan memang semakin besar ukuran pesawat, semakin stabil-lah dia. Pada satu kondisi cuaca (buruk) yang sama, kalo Airbus A320 saja berguncang, ya pesawat propeller bakal berguncang hebat, hehe

    Btw, menurut pengalaman saya, justru ATR 72-500 ini pesawat yang tidak bising deh. Dibandingkan Boeing 737 first generation atau jenis classic, justru ATR 72-500 ini lebih "anteng".

    BalasHapus
  4. setelah saya coba sendiri memang ATR 72 nggak bising, cukup senyap suara mesinnya dari dalem kabin..

    BalasHapus
  5. Pesawat Mandala PK-RML itu bekas pesawat Air Deccan lho.

    BalasHapus
  6. benar, pesawat ini bekas Air Decan India.. kalo nggak salah sekarang jadi kingfisher?

    BalasHapus
  7. hallo,, k' Tri salam kenal saya Sandy mahasiswa UnDip Semarang yg b'tmpt tinggal d JKT..

    mw tnya k',, kan saya tgl 2/3 '11 ada flight mandala CGK-SRG,, saya mw tny ttg alur Check in d Term.3 k', ntu maksud nya "Zona-Zona" yg ada d Boarding lounge term.3 apa seh k'? trus tw nya flight saya d Zona brapa ntu tau dr mana k'??

    kata nya juga ada "Gate" kyk Gate A, B, C, jg y k'? ntu maksud nya "gate" apa k'?? apa beda nya sm "Zona-Zona" td??

    maph k' nanya nya kebanyakan, maklum bru pertama kali nyobain Term.3 ,, heehee..
    thanx y k', _Sandy Eka Pratama_

    BalasHapus
  8. sebenernya antara gate dengan zona itu sama saja.. kalo di terminal 1 dan 2 ruang untuk boarding disebut gate yang dibagi menjadi gate A1, A2, dst.. nah kalau di terminal 3 disebut zona. untuk tau zona berapa nanti ada kok di boarding pass. saat check in, petugas juga akan memberitahukan kita harus ke zona/gate berapa.. :)

    BalasHapus
  9. thanx k' info nya..
    _Sandy Eka_

    BalasHapus
  10. salam kenal bang tri setyo,..langsung aja ya,.klo saya bandingkan suara b737-800 GA dg a319/a320 mandala ( dulu),..kok kyknya lebih halus airbus ya?apa peredam boeing kurang kuat?...bisa gak anda jelaskan kualitas dari b 737-800 dg a320?....
    thx n salam kenal,..

    zamzam--kudus.......

    BalasHapus
  11. owhh kalo masalah mesin mungkin anda kebagian naik mandala yang menggunakan mesin IAE yang memang terkenal haluss suaranya.. sedangkan Boeing 737-800 garuda menggunakan mesin CFM yang memang sedikit lebih berisik suaranya.. tapi kalo anda naik airbus A319/A320 yang menggunakan mesin CFM saya rasa suaranya sama saja dengan Boeing 737-800 garuda ataupun Boeing 737-900ER lion air.

    masalah kualitas? ya sama-sama bagusnya lah, sama-sama berkualitas. masing2 perusahaan memilih 737-800 ataupun A320 karena berbagai pertimbangan yang sesuai dengan mission profile perusahaan tersebut. kalo untuk kenyamanan sih menurut saya memang lebih lega A320 karena lebih lebar sedikit dibandingkan 737-800..

    BalasHapus
  12. Pesawat Mandala PK-RML itu bekas pesawat Air Deccan lho.

    BalasHapus
  13. Haha, saya setuju sekali!! Dulu saya pernah naik pesawat Boeing 777-300 dan berguncang sedikit waktu menembus awan sewaktu cuaca buruk. Pesawat wide body pun bisa juga berguncang! hahaha.... . Cuma kan memang semakin besar ukuran pesawat, semakin stabil-lah dia. Pada satu kondisi cuaca (buruk) yang sama, kalo Airbus A320 saja berguncang, ya pesawat propeller bakal berguncang hebat, hehe

    Btw, menurut pengalaman saya, justru ATR 72-500 ini pesawat yang tidak bising deh. Dibandingkan Boeing 737 first generation atau jenis classic, justru ATR 72-500 ini lebih "anteng".

    BalasHapus