11 Juni 2010

Menuju Kintamani Melewati Ubud dan Tegalalang

Menuju Kintamani Melewati Tegalalang

Kalau pada hari pertama di Bali saya jalan-jalan ke arah selatan Denpasar, sedangkan hari kedua jalan-jalan agak ke barat lalu ke arah utara, nah pada hari ketiga ini rencananya saya menempuh rute ke timur Denpasar lalu ke utara. Jadwal trip saya hari ini adalah menuju ke Kintamani dengan melewati Ubud dan mampir ke beberapa tempat seperti Goa Gajah dan Tirtha Empul.

Pagi hari belum jam 5 handphone berkali-kali berdering mengganggu tidur saya. Karena ngantuk yang luar biasa saya biarkan saja. Eh nggak taunya Sherly (kenalan saya di hotel) ngajakin ke Sanur buat hunting sunrise. Sayang sekali saya nggak bangun boss, udah siang baru bangun. Hehehe..

Perjalanan hari akan akan cukup jauh dan agak memakan waktu. Saya baru keluar dari hotel pukul 10.30 menuju ke arah Ubud. Saya sempet agak bingung waktu mencari jalan dari Denpasar ke Ubud, setelah sedikit berputar-putar akhirnya ketemu juga jalannya.

Sebenarnya saya sangat ingin mampir di Ubud, menikmati Ubud dari dekat. Tapi apa daya, waktu sudah cukup siang. Bisa-bisa saya kesorean nanti tiba di Kintamani. Padahal di Ubud suasana pedesaannya sangat terasa, lebih sejuk dan tenang. Sangat jauh dari hingar bingar seperti di Kuta. Di sepanjang jalan banyak terdapat toko-toko yang memajang hasil kesenian berupa seni pahat baik dari kayu maupun batu, seni lukis, dan hasil karya menarik lainnya. Konon Ubud merupakan pusat Kesenian dan kebudayaan di Bali.

Perjalanan dari Ubud ke Kintamani sendiri masih cukup jauh. Herannya saya tidak menemukan petunjuk arah ke Goa Gajah dan Tirtha Empul. Nggak tau saya salah jalan atau memang saya yang nggak liat. Saya hanya mengambil jalan lurus saja melewati area-area persawahan yang sangat indah. Pemandangannya begitu menarik karena sawahnya yang menghijau berupa terasering-terasering yang terletak di perbukitan. Di tepi-tepi jalan banyak sekali mobil-mobi para turis yang berhenti untuk sekedar berfoto dengan background yang cantik ini. Terdapat pula kafe-kafe di sepanjang jalan. Saya baru tau kalau tempat ini bernama Tegalalang..

Sepertinya lain kali kalau ke Bali lagi, Ubud akan menjadi tujuan utama saya..



0 komentar:

Posting Komentar