11 Juni 2010

Ngadem Di Bedugul

Ngadem Di Bedugul

Setelah puas di Tanah Lot dengan pemandangan yang menakjubkan itu, saya kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Tujuan perjalanan kali ini adalah ke arah utara Bali. Yupzz, saya menuju ke Bedugul yang udaranya cukup sejuk. Perjalanan dari Tanah Lot ke Bedugul terasa agak jauh dan mungkin karena saya menggunakan motor matic jadi performanya juga agak ngedrop di jalan yang menanjak dan berliku menuju Bedugul. Yang jelas perjalanan ke Bedugul membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam sendiri sepertinya.

Karena saya sudah pernah ke Wisata Bedugul jadi saya tidak ke sana lagi. Kali ini saya hanya nongkrong di Peristirahatan Candi Kuning. Tempatnya sama-sama di tepi Danau Beratan, hanya tempatnya berseberangan saja. Di tepi danau ini banyak terdapat warung-warung yang menjual makanan seperti bakso, mie ayam, atau soto. Karena sudah lapar jadi saya makan terlebih dahulu. Satu porsi bakso cuma 6.000, mirip lah sama di Surabaya. Lumayan buat ganjel perut yang udah kelaparan.

Ngadem Di Bedugul

Kalau mau keliling danau di sini bisa juga menyewa boat sama seperti yang ada di Wisata Bedugul. Ada juga sampan jika nggak mau naik boat. Saya sendiri cuma nyewa alat pancing dan umpannya 5.000 perak saja. Dengan santai memancing di tepi danau sambil menikmati sejuknya udara di Bedugul. Kebetulan di sepanjang danau sangat berkabut. Hmmm... Luar biasa nikmeehh.. Mungkin karena saya memang nggak bakat mancing, walaupun udah lama nongkrong tapi nggak dapet-dapet ikan. Kalah sama anak-anak kecil yang ikutan mancing juga. Saya cuma dapet satu ikan kecil warna gelap bergaris putih-putih. Nggak tau namanya ikan apa.

Lama-lama nongkrong di danau terasa panas juga. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali ke arah Denpasar. Sampai di tengah jalan saya baru inget kalau di Danau Beratan terdapat Pura Ulun Danu yang sangat indah.. Wah kelewatan Pura Ulun Danu-nya.. Hikzz..


0 komentar:

Posting Komentar