26 Juli 2010

Stasiun Tawang Semarang

Stasiun Tawang Semarang

Stasiun Tawang masih berada di area Kota Lama Semarang. Bangunan stasiun ini juga mempunyai nilai historis yang tinggi. Nuansa Belanda cukup kuat melekat pada bangunan Stasiun Tawang. Meskipun terlihat kuno tapi stasiun ini terawat dengan baik.

Stasiun Tawang merupakan stasiun yang terutama menghubungkan kota-kota yang berada di jalur pantura seperti Jakarta, Tegal, Cepu, Bojonegoro, dan Surabaya. Tapi selain itu Stasiun Tawang juga melayani jalur kereta dengan tujuan Bandung, Jombang, Kediri, Solo, dan Jogja.

Sebenarnya tujuan utama saya datang ke Stasiun Tawang adalah untuk mengejar Kereta Banyubiru yang melayani rute menuju Solo dan Jojga berangkat pukul 13.00. Saya sudah sampai di Stasiun Tawang pukul 12.00. Saat akan membeli tiket di loket ternyata saya mendapat info dari petugas kalau KA Banyubiru sekarang hanya beroperasi sehari sekali dan berangkat pada pukul 07.00. Waduh padahal baru tiga hari sebelumnya saya datang ke Semarang dan tanya ke petugas di stasiun bahwa KA Banyubiru beroperasi dua kali sehari, berangkat dari Semarang pukul 05.00 dan 13.00. Secepat itu kah rute ini dikurangi? Apa penumpangnya nggak ramai ya untuk rute Joglosemar?

Karena nggak ada kereta lagi untuk ke Jogja hari itu jadi saya memutuskan untuk kembali ke Semarang atas dan naik bus aja untuk ke Jogjanya.

Stasiun Tawang Semarang


19 komentar:

  1. yaaa...dulu aku sering disana.
    mas tri kerjanya apa sich...kok traveling trus....

    BalasHapus
  2. aku masih kuliah mas ari, belum kerja. ini travelling karena pas libur panjang aja. libur 2 bulan kan sayang banget kalo nggak buat jalan-jalan. :D

    BalasHapus
  3. owwh, getu...waah, seneng ya? apalagi kalo aku bisa ikut, hehe...

    BalasHapus
  4. ya hayuk mas travelling bareng kita, biar bisa share pengeluaran. kalo pergi sendiri lumayan soalnya pengeluarannya.. :D

    BalasHapus
  5. wah, paling mengecewakan nich kejadian kayak begini. KA kayaknya sering sekali berubah rute tanpa pemberitahuan. Parahnya, mereka nggak punya website yang bisa diandalkan untuk info-info perjalanan KA. Saya sempet kecewa juga lantaran Malang Express kelas Bisnis dari Malang ke Surabaya dihapus, diganti dengan kereta ekonomi. Mungkin perasaan Mas Tri sama kali yach dengan yang saya rasakan. Udah jauh-jauh ke stasiun, nggak ada kereta lantaran informasi yang diberikan nggak benar.

    Walaupun naik kereta itu sangat sangat sangat sangat menyenangkan, tapi kisruhnya penjadwalan dan ketersediaan tiket membuat saya terkadang berpikir beberapa kali untuk menggunakan kereta.

    *hidup BUS!!!!* loch?! hahaha

    BalasHapus
  6. iya herannya baru 3 hari sebelumnya tanya ke petugas KAI di stasiun katanya ada dua kali pemberangkatan, giliran kesana udah nggak ada lagi. bener banget webnya KAI nggak pernah diupdate, infonya nggak jelas.. gimana masyarakat mau pake transportasi masal coba kalo jadwalnya aja nggak jelas, informasi nggak ada.. :sigh:

    BalasHapus
  7. iya...sayang banged, padahal kalau ada websitenya dan reliable, asyik banged tuh. kemana mana naik kereta dech. saya suka banged naek kereta loch :D

    BalasHapus
  8. thx mas infonya bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  9. sama-sama mas broo.. terimakasih sudah berkunjung..

    BalasHapus
  10. iya betul mas lomar, kenapa ya pt kai ngga bikin web gitu lho... tp selain itu jg kualitas kereta jg harus diperbaiki. dulu saya sering naik argo muria / argo bromo, yg menurut saya cukup nyaman hanya saja akan lbh nyaman kalo suspensinya dibuat lebih empuk jd guncangannya lembut. atau mungkin bantalan relnya kali ya...yg bikin guncang. pintu otomatis jg sering mati..

    BalasHapus
  11. waduh mas, jangan terlalu berharap banyak deh sama BUMN dalam hal memanfaatkan IT. maskapai garuda indonesia yang notabene maskapai bintang 4 dan salah satu maskapai terbesar di indonesia saja webnya masih busuk, kalah jauh dibandingkan airasia, mandala, ataupun lion air. bahkan sama webnya anak perusahaan sendiri yaitu citilink aja kalah..

    memang menggunakan web yang canggih itu mahal biayanya saat di awal, tapi akan mendapatkan hasil di kemudian hari terutama jika bisa digunakan untuk pembelian secara online. kapan KAI bisa dibeli secara online di web? *saya nggak berharap banyak :D*

    BalasHapus
  12. waduh...busuk ? buah kalee... hehehe...kejam nian si mas ini hehehe.... tp ya saya ngerasain sih mmg lebih mudah & nyaman masuk ke lion,mandala & citilink.
    pantesan sgl saran & kritik saya ke kai gak pernah ditanggapi apalagi dilaksanakan..
    naik kereta api udah ngga tut..tut..tut lg tp 'glodak..glodak..'

    BalasHapus
  13. ya begitulah mas kalo BUMN.. dirut-nya pengen melakukan perubahan, tapi segala keputusan banyak sekali intervensi politis yang nggak perlu. ahhh.. saya juga udah beberapa kali ngasih saran dan kritik tentang webnya garuda juga nggak ditanggapi. pada tidur semua kali adminnya.. :D

    BalasHapus
  14. Loh ... udah ada kok website-nya kok dan yah lumayaan juga untuk urusan jadwal dan harga tiket. kalau begitu mari jadi orang pinter dan jadi Direktur PT KAI dan yang lainnya, klo mereka gg mau ngerubah, kita aja generasi pendobrak yang merubahnya *hhohho amien*

    BalasHapus
  15. Loh ... udah ada kok website-nya kok dan yah lumayaan juga untuk urusan jadwal dan harga tiket. kalau begitu mari jadi orang pinter dan jadi Direktur PT KAI dan yang lainnya, klo mereka gg mau ngerubah, kita aja generasi pendobrak yang merubahnya *hhohho amien*

    BalasHapus
  16. Loh ... udah ada kok website-nya kok dan yah lumayaan juga untuk urusan jadwal dan harga tiket. kalau begitu mari jadi orang pinter dan jadi Direktur PT KAI dan yang lainnya, klo mereka gg mau ngerubah, kita aja generasi pendobrak yang merubahnya *hhohho amien*

    BalasHapus
  17. waduh mas, jangan terlalu berharap banyak deh sama BUMN dalam hal memanfaatkan IT. maskapai garuda indonesia yang notabene maskapai bintang 4 dan salah satu maskapai terbesar di indonesia saja webnya masih busuk, kalah jauh dibandingkan airasia, mandala, ataupun lion air. bahkan sama webnya anak perusahaan sendiri yaitu citilink aja kalah..

    memang menggunakan web yang canggih itu mahal biayanya saat di awal, tapi akan mendapatkan hasil di kemudian hari terutama jika bisa digunakan untuk pembelian secara online. kapan KAI bisa dibeli secara online di web? *saya nggak berharap banyak :D*

    BalasHapus
  18. sama-sama mas broo.. terimakasih sudah berkunjung..

    BalasHapus