1 Agustus 2010

Candi Kalasan, Persembahan Raja Panangkaran Untuk Dewi Tara

Candi Kalasan

Dari Candi Banyunibo sebenarnya saya ingin lanjut ke Candi Barong, tapi karena waktu sudah semakin sore dan battery kamera sudah mulai habis jadi saya batalkan niat saya tersebut. Tapi suatu saat nanti, ntah kapan saya akan mengunjungi Candi Barong yang letaknya tidak jauh dari Candi Banyunibo tersebut.

Karena searah dengan jalan pulang jadi saya menyempatkan waktu sebentar saja untuk mampir ke Candi Kalasan. Lokasinya sebenarnya nggak jauh dari Candi Sari. Terletak di Dusun Kalibening, Desa Tirtomartani, Kalasan. Kalau berjalan dari arah Prambanan menuju Jogja, Candi Kalasan akan terlihat dari jalan raya.

Candi Kalasan dibuat hampir bersamaan dengan Candi Sari yaitu pada tahun 778M. Berdasarkan Prasasti Kalasan, Candi Kalasan dibangun pada masa Raja Panangkaran sebagai sebuah kuil yang dipersembahkan kepada Dewi Tara serta memuat arca dewi yang kemudian ditahtakan di dalam kuil tersebut. Masih dalam prasasti tersebut juga disebutkan juga pembangunan sebuah asrama untuk para pendeta yang berjarak kurang lebih 500 meter di timur laut Candi Kalasan. Kemungkinan besar asrama pendeta yang disebutkan dalam prasasti tersebut adalah Candi Sari yang sudah saya kunjungi sebelumnya.

Candi Kalasan

Candi ini merupakan candi Budha tertua yang ada di wilayah DIY dan sekitarnya. Karena memang sudah termakan usia, beberapa bagian candi sudah rusak dan tidak utuh lagi meskipun pernah dipugar pada tahun 1927-1929. Terbukti saat memasukin pintu utama candi yang berada di sebelah timur, tangga untuk naik ke dalam ruangan hanya seadanya dan susunannya tidak teratur sehingga kita harus sedikit lebih berhati-hati untuk menaiki tangga candi tersebut.

Yang menarik dari Candi Kalasan adalah pada dindingnya dilapisi bajralepa. Bajralepa yaitu semacam semen pelapis sisi luar bangunan yang memberi efek kuning keemasan pada dinding candi. Sedangkan di sebelah luar candi tepatnya di sisi timur tepat berada di depan tangga masuk terdapat papanbatu langka yang bentuknya hampir setengah lingkaran.

Candi Kalasan

Meskipun sepi tapi Candi Kalasan cukup terawat. Untuk tiket masuknya juga sangat murah, sama dengan tiket masuk Candi Sari dan Candi Banyunibo, hanya 2.000 saja. Sebaiknya jika berkunjung ke Candi Prambanan sekalian mampir ke Candi Kalasan karena lokasinya tidak jauh dari Candi Prambanan dan berada di tepi jalan raya.


11 komentar:

  1. Hello Mas. Foto nya keren. Angel nya juga OK. btw blh saya nanya mas ? kameran nya pakai apa ya ?
    Pingin mbeli yg merk serupa hehehe

    BalasHapus
  2. saya cuma pake kamera digital murahan, Panasonic Lumix DMC-F3. :D

    BalasHapus
  3. Saya nggak tahu dan nggak ngelihat candi ini waktu jalan kaki dari Prambanan sampai Pasar Kalasan. Hiks...jadi nggak mampir dech padahal bentuk candinya bagus yach....*pengen*

    yah, selain nggak liat, saya mungkin keburu2 nyari Borobudur kali yah, makanya dilewatkan. hehehe....

    BalasHapus
  4. tadinya saya juga bingung nyarinya, tapi kemaren lewat sana emang keliatan dari jalan. kalo dari arah prambanan ada di sebelah kiri.

    BalasHapus
  5. pakai Manual atau automatic mas ?

    BalasHapus
  6. nggak ada setelah buat manual mas, karena cuma kamera ecek-ecek. pake otomatis terus.. hehe

    BalasHapus
  7. gak masuk ke dalem mas?
    pdhl bgus lho d dalem..

    BalasHapus
  8. masuk sih, di foto juga.. cuma hasilnya kurang memuaskan jadi nggak ditampilin :D

    BalasHapus
  9. mosok kalah sama kamera hapeq??

    BalasHapus
  10. ya begitulah.. masih belum layak tayang.. hahaha

    BalasHapus
  11. tadinya saya juga bingung nyarinya, tapi kemaren lewat sana emang keliatan dari jalan. kalo dari arah prambanan ada di sebelah kiri.

    BalasHapus