27 Oktober 2010

Candi Gebang, Lebih Terkenal Perumahannya Daripada Candinya

Candi Gebang

Di hari ketiga libur lebaran di Jogja saya lebih memilih untuk santai saja. Nggak ada rencana pergi jauh hari ini karena sudah cukup capek juga badan saya karena seharian kemaren ke Gunungkidul. Selama di Jogja ini saya menginap di daerah Condong Catur, dekat dengan kampus AMIKOM dan kampus Fakultas Ekonomi UII. Kebetulan sekali daerah ini dekat dengan salah satu candi yaitu Candi Gebang. Ada yang udah pernah ke Candi Gebang?

Saya belum pernah sama sekali ke Candi Gebang ini. Padahal dulu pada tahun 2007-2008 saya hampir tiap malam main ke Perumahan Candi Gebang yang lokasinya sangat dekat dengan candi. Bahkan dulu saya mengira nama Perumahan Candi Gebang hanya nama perumahan saja yang tidak ada hubungannya dengan candi karena memang saya tidak pernah tau kalau di daerah itu ada sebuah candi.

Nama Perumahan Candi Gebang memang jauh lebih eksis daripada Candi Gebangnya sendiri. Nggak percaya? Coba saja tanya kepada orang-orang yang ada di sekitar Condong Catur-Sleman, dapat dipastikan rata-rata akan menggelengkan kepala jika ditanya lokasi Candi Gebang. Beda cerita jika Anda bertanya letak Perumahan Candi Gebang, pasti akan mendapat jawaban dari Pasar Condong Catur ke arah utara. Lagipula ada plang besar petunjuk ke Perumahan Candi Gebang. Sedangkan yang tau Candi Gebang kebanyakan hanya penduduk lokal saja.

Nah untuk ke Candi Gebang ini dari Pasar Condong Catur menuju ke arah utara searah untuk menuju ke perumahannya. Setelah ada pertigaan, terdapat plang lagi menuju ke Perumahan Candi Gebang atau Candi Sari. Dari pertigaan itu belok ke kanan, lalu hanya berjarak kurang lebih 150 meter belok kanan lagi ke arah perumahan sampai mentok dan belok kiri melewati perumahan dan kebun-kebun warga. Ikuti saja jalan setapak tersebut karena mentoknya adalah pintu masuk ke candi.

Candi Gebang

Yang menjaga candi ini hanya seorang security. Saya mengisi daftar pengunjung terlebih dahulu sebelum berkeliling, serta membayar retribusi sebesar 2.000. Bapak security ini juga tugasnya hanya menjaga candi, beliau tidak bisa menjelaskan tentang asal-usul Candi Gebang ini. Sangat disayangkan karena saya jadi nggak bisa tau informasi lebih lanjut tentang candi ini.

Candi Gebang merupakan candi bercorak Hindu. Ukuran candinya cukup kecil dan hanya terdiri dari satu buah candi utama. Kalau saya perkirakan hanya seukuran candi perwara di Candi Ijo ataupun candi lain di Jogja yang sudah saya kunjungi sebelumnya. Bangunan candi menghadap ke arah timur dengan pintu masuk yang tidak memiliki tangga. Di dalam bangunan candi terdapat sebuah yoni yang biasanya memang menjadi ciri-ciri candi bercorak Hindu.

Candi Gebang

Di sisi kanan pintu masuk candi terdapat arca Nandiswara. Konon Nandiswara adalah dewa penjaga arah mata angin. Biasanya arca Nandiswara sering dijumpai bersama dengan arca Mahakala. Sayangnya arca Mahakala yang berada di sisi kiri pintu masuk sudah tidak ada semenjak ditemukan. Mungkin arca ini hilang, rusak, ataupun sudah hancur. Sedangkan di sisi barat terdapat sebuah arca Ganesha dalam posisi duduk. Ganesha sendiri dikenal sebagai dewa penghilang segala marabahaya.

Yang patut dicatat adalah lokasi Candi Gebang ini sangat rapi dan sangat terawat. Rumput-rumput terpotong dengan rapi, bunga-bunga juga tumbuh hijau disana sehingga angin berhembus juga cukup sejuk. Enak sekali untuk bersantai disana karena di pinggir-pinggir taman disediakan tempat-tempat duduk yang sudah terbuat dari semen dan beberapa masih dengan menggunakan kayu.

Candi Gebang

Selain sepi pengunjung, tempatnya cukup terpencil yang berada di pojok Perumahan Candi Gebang dan berada di tengah-tengah kebun, ada lagi yang lebih mengenaskan. Di sebelah timur Candi Gebang berdiri dengan megah Stadion Maguwoharjo yang merupakan stadion kebanggaan warga Sleman. Candi Gebang menjadi semakin terkucilkan, tidak dikenal, bahkan mungkin akan dilupakan.



29 komentar:

  1. Candi Gebang..belum sepopuler Kaliurang ya :D

    BalasHapus
  2. Saya belum pernah sama sekali ke Candi :-(

    BalasHapus
  3. @wien: wah jangan dibandingin sama kaliurang dong mbak.. lha wong nyari candi gebang aja ribet..

    @bangsaid: kapan-kapan harus nyoba ke candi bang, paling nggak prambanan sama borobudur lah..

    terimakasih ya atas kunjungannya..

    BalasHapus
  4. aku pernah loh ke sana!
    dan kaget juga waktu tahu ternyata ada candi kek gitu. dan kita (aku dan si teman seperjalanan) berangan - angan kalau masih ada candi di bawah tanah candi itu. hehehehe..
    *ngayal*

    BalasHapus
  5. sayang sekali ya, padahal merupakan situs yang berharga khan kak

    BalasHapus
  6. @ais ariani: bisa jadi juga di bawah sana masih ada candi, karena candi gebang ini dulunya sama dengan candi kadisoka tertutup material vulkanik akibat letusan gunung merapi.

    @reza saputra: ya memang ini situs sangat berharga, pemerintah sudah cukup baik merawat situs ini tapi sayangnya nggak banyak pengunjung yang datang kesini

    BalasHapus
  7. sangat miris memang jika kita harus mengetahui kekayaan bangsa ini dalam keadaan seperti itu :( semoga ke depannya, pemerintah bisa lebih memparhatikan kang iia :)

    BalasHapus
  8. ya kalo dipikir nggak cuma satu atau dua candi sih yang kurang mendapatkan perhatian. di jogja dan jawa tengah ada puluhan candi yang nasibnya serupa..

    BalasHapus
  9. Saya di Jogja, baru tahu candi gebang :)

    terimakasih infonya, kapan2 main ah :mrgreen:

    BalasHapus
  10. tuh kan, apa gw bilang.. pasti banyak orang yang tinggal di jogja nggak tau candi gebang.. hahaha.. buruan kesana mbak sebelum pulang ke lombok :p

    BalasHapus
  11. Saya baru tahu candi gebang ini...
    Kayanya ini perumahan yang ada candinya apa candi yang ada perumahannya. ya hehehehe

    BalasHapus
  12. saya juga bingung broo, tapi kayaknya perumahan yang ada candinya deh. buktinya lebih terkenal perumahannya tuh walaupun namanya sama.. hehehe

    BalasHapus
  13. salam sobat
    Candi Gebang, indah dan bersejarah.
    sayang kok sepi pengunjung.

    BalasHapus
  14. bisa jadi karena faktor tempatnya yang terpencil serta tidak ada petunjuk untuk menuju lokasi yang membuatnya sepi pengunjung

    BalasHapus
  15. Waaaahhh....Lay out baru. hehehee....
    Selamat yach buat peresmian lay out barunya. Hehehe

    Iya Mas, keren yach kompleks Candinya ini. Terawat, rapih pula. Herannya, di sebelah candinya itu ada Stasiun Maguwoharjo sebegitu gedenya. Koq candinya bisa luput dari perhatian sich? padahal stasiunnya terlihat sangat jelas dari sisi candi itu kan?

    BalasHapus
  16. iya mas, biar fresh dan nggak terlalu berat jadi ganti layout. :D

    itu bukan stasiun mas, tapi stadion.. hehehe.. kalo stasiun maguwo sendiri ada di bandara. :D

    BalasHapus
  17. Yang pinter melihat peluang itu ternyata devlopernya, mungkin karena dekat dengan candi maka lokasi perumahan nya diberi embel2 candi gebang. :D
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    BalasHapus
  18. sepertinya sih begitu pak sugeng. sampai-sampai candi gebangnya sendiri malah dilupakan, yang terkenal malah perumahannya. banyak orang yang nggak tau kalo di sekitar perumahan tersebut terdapat candi..

    terimakasih atas kunjungannya pak :D

    BalasHapus
  19. heehehe..Basecamp Belantara Indonesia tak jauh dari Candi Gebang, hanya di Maguwo....nah ini jalan dari stadion ke candi gebang terlampau sering aku dan kami lalui..kok ya jujur, blm pernah kesana...hahahahhahhaha.....

    BalasHapus
  20. nah lhooooooo... kaaaannnn... yang mondar-mandir di sekitarnya aja nggak pernah kesana. wakkakakakkaa

    BalasHapus
  21. sebetulnya di candi gebang terdapat 2 candi. 1 candi masih utuh seperti di gambar dan candi yang satu lagi sudah hancur ( berada di sebelah bawah candi utama agak di dekat sungai ) untuk candi gebang konon dahulu tertimbun pasir dari letusan merapi dan salah satu candi nya hancur.

    BalasHapus
  22. wahh baru tau kalo ada dua candi.. thanks infonya mas anonim..

    BalasHapus
  23. akhirnya nemu jg to mas...
    aku nyari 3x ampek nyasar k makam, perumahan, bahkan sampek embung tambakboyo.
    padahal tiap hari kuliah deket stadion maguwa.

    BalasHapus
  24. ya begitulah repotnya nyari candi yang nyempil di belakang perumahan. hehehe

    BalasHapus
  25. akhirnya nemu jg to mas...
    aku nyari 3x ampek nyasar k makam, perumahan, bahkan sampek embung tambakboyo.
    padahal tiap hari kuliah deket stadion maguwa.

    BalasHapus
  26. sangat miris memang jika kita harus mengetahui kekayaan bangsa ini dalam keadaan seperti itu :( semoga ke depannya, pemerintah bisa lebih memparhatikan kang iia :)

    BalasHapus
  27. Waaaahhh....Lay out baru. hehehee....
    Selamat yach buat peresmian lay out barunya. Hehehe

    Iya Mas, keren yach kompleks Candinya ini. Terawat, rapih pula. Herannya, di sebelah candinya itu ada Stasiun Maguwoharjo sebegitu gedenya. Koq candinya bisa luput dari perhatian sich? padahal stasiunnya terlihat sangat jelas dari sisi candi itu kan?

    BalasHapus
  28. aku juga ga tahu candi gebang..

    padahal rumahku di prambanan..
    heheheheeee...

    BalasHapus
  29. Sebelah utara perumahan gebang ada lereng yang longsong, ntar lagi 'candi' gebangnya bisa tambah luas karena perumahannya dah hancur karena longsor dan jadi 'candi' baru lagi namanya 'candi perumahan gebang'

    BalasHapus