18 Oktober 2010

Ketenangan Di Pantai Sepanjang

Pantai Sepanjang Yang Benar-Benar Panjang

Pantai Sepanjang adalah sebuah pantai yang juga berada di Kabupaten Gunungkidul. Tempatnya memang terletak sedikit agak jauh dari tiga pantai yang saya kunjungi sebelumnya yaitu Ngobaran, Nguyahan, dan Ngrenehan. Tapi untuk menemukan pantai ini jauh lebih mudah daripada mencari ketiga pantai sebelumnya karena pantai ini terletak bersebelahan dengan Pantai Baron dan Pantai Kukup yang merupakan pantai terkenal di Gunungkidul.

Perjalanan saya dari Pantai Ngrenehan ke Pantai Sepanjang lebih mudah karena tinggal balik arah keluar dari wilayah Pantai Ngrenehan menuju kembali ke arah Saptosari. Nanti dipertigaan sudah ada petunjuk jalan untuk menuju ke Pantai Baron/Kukup, tinggal ikuti saja jalan tersebut. Lagipula jalanan ini juga sudah saya lewati saat berangkat tadi, jadi saya tidak nyasar lagi seperti saat mencari Pantai Ngobaran.

Sebelum masuk ke wilayah wisata Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal, Sundak, dan sebagainya, para pengunjung kembali dipungut biaya retribusi untuk masuk ke kawasan tersebut. Pantai pertama yang saya temui adalah Pantai Baron, saya tidak mampir karena tidak ada niatan untuk kesana. Saya berjalan terus ke arah Pantai Kukup. Disini saya juga tidak berhenti karena tujuan saya yang sebenarnya adalah ke Pantai Sepanjang. Pantai Sepanjang berada persis di sebelah Pantai Kukup kalau saya tidak salah.

Jalan masuk ke Pantai Sepanjang masih sangat jelek dan agak menurun. Jalan terbuat dari batu yang besar-besar membuat badan dan motor tua saya tergoncang-goncang hebat, apalagi shock motor saya itu udah nggak begitu berfungsi. Bisa dibayangkan betapa pegalnya tangan saya menahan goncangan dan punggung rasanya sakit sekali akibat goncangan-goncangan tersebut.

Pantai Sepanjang Yang Benar-Benar Panjang

Memasuki wilayah pantai, seperti yang sudah saya duga sebelumnya pantai ini sangat sepi. Terdapat tempat penitipan kendaraan terletak agak jauh dari pinggir pantai yang rata-rata atapnya hanya terbuat dari terpal. Sepertinya tempat penitipan kendaraan ini tidak permanen. Mungkin hanya untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan saat libur lebaran seperti ini. Beberapa warung juga terlihat berdiri di sekitar tempat penitipan kendaraan ini.

Setelah menitipkan kendaraan saya bergegas menuju ke pantai. Surprise!! Pantainya masih sangat bersih baik airnya ataupun pasirnya. Pasirnya yang berwarna kuning terhampar luas sampai ke ujung. Saya pikir pantai ini sangat sesuai dengan namanya. Diberi nama Pantai Sepanjang mungkin karena pantainya memang sangat panjang. Keindahan Pantai Sepanjang menurut saya tidak kalah dengan Pantai Dreamland di Bali. Bedanya kalau di Pantai Dreamland sepanjang pantai kita melihat bule-bule berjemur, kalau disini sepanjang pantai kosong mlompong nggak ada pengunjung. Lagi-lagi karena masih belum dimanfaatkan oleh pemda setempat.

Pengunjung hari itu memang nggak banyak. Justru hal ini yang sangat saya sukai, saya bisa dengan puas mengambil foto sesuka hati saya tanpa terhalangi oleh orang lain. Saya bisa sangat betah berlama-lama di tempat yang sepi seperti ini. Hanya deburan ombak dan hembusan angin yang bisa didengar, membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang. Mudah-mudahan otak sudah fresh saat liburan usai nanti...



11 komentar:

  1. Jadi ingat kenangan waktu dulu.. Main ke pantai Baron ma pantai Kukub...
    Q hampir kehilangan 1 temen saya waktu main dpantai kukub... D pantai laut selatan yg terkenal dng kebesaran ombaknya..

    BalasHapus
  2. waduh.. emang kenapa mbak temennya? keseret ombak? memang sebaiknya pantai selatan dinikmati saja pemandangannya, tidak perlu masuk untuk mainan air karena cukup berbahaya..

    BalasHapus
  3. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    BalasHapus
  4. terimakasih mas yohan, nanti pasti saya kunjungi blognya mas yohan.. salam kenal..

    BalasHapus
  5. Hihihihi....Jalan masuknya sama sekali nggak menyenangkan yach, Mas? Pake batu-batu yang bikin sakit. Wah, sampeyan harus ke Mamasa kalau begitu. Batu-batu itu ada di sepanjang daerah satelit kotanya...hehehe

    anyway, darimana saja sich mas Tri bisa sampai tahu seluruh daftar Pantai yang ada di wilayah Laut Selatan? apakah pantai-pantai ini selalu memiliki plang nama resmi?

    BalasHapus
  6. punggung saya langsung sakit mas!! untung aja nggak terlalu jauh jalan masuknya.. mungkin lain kali memang saya harus nyoba ke mamasa..

    pantai-pantai ini nggak semuanya memiliki plang resmi. hanya pantai-pantai yang sudah dikenal saja yang memiliki plang resmi, sedang yang lainnya hanya terbuat dari triplek yang ditulis dengan menggunakan cat seadanya oleh penduduk sekitar.. terkadang plang ini juga nggak jelas ngadepnya kemana dan nggak sedikit juga yang tidak terlihat..

    BalasHapus
  7. wah pantainya bersih....... :D

    BalasHapus
  8. wah pantainya bersih....... :D

    BalasHapus
  9. Hihihihi....Jalan masuknya sama sekali nggak menyenangkan yach, Mas? Pake batu-batu yang bikin sakit. Wah, sampeyan harus ke Mamasa kalau begitu. Batu-batu itu ada di sepanjang daerah satelit kotanya...hehehe

    anyway, darimana saja sich mas Tri bisa sampai tahu seluruh daftar Pantai yang ada di wilayah Laut Selatan? apakah pantai-pantai ini selalu memiliki plang nama resmi?

    BalasHapus
  10. Jadi ingat kenangan waktu dulu.. Main ke pantai Baron ma pantai Kukub...
    Q hampir kehilangan 1 temen saya waktu main dpantai kukub... D pantai laut selatan yg terkenal dng kebesaran ombaknya..

    BalasHapus