22 Oktober 2010

Pantai Wediombo Yang Ramai Sekali

Pantai Wediombo Yang Ramai Sekali

Akhirnya hujan reda juga, saya pun segera bisa melanjutkan ke tujuan terakhir saya yaitu Pantai Wediombo. Pantai ini memang letaknya cukup jauh dari deeretan Pantai Baron, Krakal, Sepanjang, dan Drini karena sudah berada di Kecamatan Tepus. Dari Pantai Drini diperlukan waktu kurang lebih 45 menit untuk sampai di Pantai Wediombo. Sayangnya saat sampai di dekat Pantai Sundak hujan kembali datang dan cukup deras. Saya kembali berhenti di salah satu tempat pinitipan kendaraan yang ada di Pantai Sundak untuk berteduh.

Setelah hujan kembali reda saya dengan segera memacu kendaraan saya karena waktu juga sudah hampir sore. Dalam perjalanan ke Pantai Wediombo ini juga terdapat beberapa pantai yang dilewati, salah satunya yang terkenal adalah Pantai Siung. Pantai Siung ini terkenal karena memiliki banyak jalur untuk panjat tebing. Sayangnya saya tidak akan berhenti di Pantai Siung karena selain waktu yang sudah mepet, juga karena saya sangat penasaran dengan keindahan Pantai Wediombo yang menurut orang-orang sangat bagus.

Tidak terasa perjalanan selama 45 menit sudah saya lalui. Saya sudah sampai di pos pemungutan retribusi untuk masuk ke Pantai Wediombo. Tapi loh kok udah ramai aja ngantri bayarnya di pos ini. Jangan-jangan nanti di pantai juga udah padet lagi. Eh ternyata bener banget. Menjelang sampai di pantai jalannya macet abiss. Bahkan Banyak juga rombongan yang datang ke pantai dengan menggunakan bus ataupun truck.

Sepertinya nggak cuma itu aja. Sampai di tempat parkir saya nggak dapet tempat buat memarkirkan motor saya. Rata-rata tempat penitipan kendaraan sudah penuh. Saya nekat masuk ke parkiran yang lebih dekat ke pantai dengan berdesak-desakan dengan mobil-mobil yang akan keluar masuk serta para pengunjung pantai yang berjalan kaki menuju ke pantai. Untungnya masih dapet tempat parkir meskipun asal ditaruh aja itu motor.

Pantai Wediombo Yang Ramai Sekali

Berjalan ke pantai kembali harus berdesak-desakan dengan para pengunjung yang lain. Sangat tidak nyaman apalagi jalannya becek karena baru saja turun hujan. Di sepanjang jalan menuju pantai ini juga terdapat para pedagang ikan. Padahal kan Pantai Wediombo setau saya bukan tempat nelayan melaut. Nggak tau ikan-ikan ini di dapat darimana, mungkin dari pantai-pantai sekitarnya lalu dijual disini karena pengunjungnya yang ramai. Yang jelas ikan yang dijual hanya satu jenis, ikan kakap sirip kuning saja.

Mendekati pantai semakin terasa pantai ini banyak sekali pengunjungnya. Dan begitu saya tiba di pantai langsung nggak keliatan deh keindahan pantai ini. Banyak banget pengunjungnya, semua tumpah ruang di pantai. Nggak orang tua, remaja, anak-anak, nenek, kakek, semua ada disini. Nggak sedikit juga yang menggelar tikar di tepi pantai lalu buka bekel dan makan bareng deh disana. Ini jadi mengingatkan saya saat masih kecil dan masih berada di Lampung. Ketika itu keluarga saya rata-rata hanya bisa berwisata dan berlibur saat libur lebaran seperti ini saja. Pergi ke pantai ramai-ramai dan membawa bekal. Hehehe..

Pantai Wediombo Yang Ramai Sekali

Sebenarnya Pantai Wediombo ini cukup luas dan banyak batu-batu karang disana. Mungkin kalau sepi bakal lebih inidah karena airnya juga jernih. Tapi saat saya berkunjung ini sangat ramai. Pantai Wediombo jadi lebih mirip dengan Pantai Kuta pada sore hari dimana banyak sekali pengunjung yang datang. Saya kurang suka dengan kondisi seperti ini jadi saya memutuskan untuk tidak berlama-lama disini. Mungkin kapan-kapan saya harus mengatur jadwal lagi untuk kembali ke Pantai Wediombo saat bukan masa liburan agar bisa mendapatkan keindahan pantai ini sepenuhnya. Sekarang karena sudah sore dan sudah cukup lelah jadi saya pikir lebih baik pulang saja ke Jogja agar nanti tidak terlalu malam sampainya.



19 komentar:

  1. foto2nya bagus,....salam kenal ya...

    BalasHapus
  2. Wah seneng ya bs liburan ke pantai,asyk bgt kayak nya

    BalasHapus
  3. @donibanget: salam kenal juga mas doni, terimakasih atas kunjungannya..

    @wong sikampuh ngoceh: memang asyik liburan ke pantai, walaupun saya lebih suka ke gunung karena lebih dingin..

    BalasHapus
  4. met pagi juga mbak mila, kabar baik ne. mbak mila gimana? semoga sehat selalu.. :D

    BalasHapus
  5. Iyah, mirip banged sama Kuta, cuma minus bukit-bukti dan beberapa batu karang itu, hehehe.

    Soal Ikannya, laku banged yach mas ikannya? yah, inilah resiko pantai yang terlalu rame : pasirnya kotor dan berantakan :(

    BalasHapus
  6. ikannya lumayan laris, kebanyakan beli buat oleh2 kayaknya. yang datang kesini rata-rata juga banyak yang dari luar kota yang sedang liburan di jogja dan sekitarnya..

    BalasHapus
  7. duh, asiknya jalan2 terus ketempat2 indah di negeri kita Wid.
    walaupun pantainya indah, bunda kurang suka kalo wisata ke pantai, krn biasanya panas nas nas gituh, bunda lebih suka ke tempat yg udaranya sejuk, ke gunung .
    terimakasih dah berbagi foto2 yang indah2 Wid.
    salam

    BalasHapus
  8. sebenernya sama sih bun, saya juga lebih seneng wisata ke gunung karena udaranya lebih sejuk dan malah cenderung dingin.. tapi kalo dingin banget juga nggak kuat.. :D

    BalasHapus
  9. foto2nya bagus,....salam kenal ya.

    BalasHapus
  10. bener banget mas, kalo sepi indah banget, aku aja ketagihan sampek 3x kesitu.. tapi tentunya pas sepi terus..

    BalasHapus
  11. sayangnya saya belum berkesempatan menikmati pantai wediombo yang sepi win. mungkin next time (nggak tau kapan :D)

    BalasHapus
  12. tp ada gak enaknya jg kalo sepi, gak ada yg jual makanan..
    kapok aku kesana pas bln puasa, udah jaoh, laper, gk ada yg jualan

    BalasHapus
  13. namanya juga bulan puasa bu'.. resiko nggak ikut puasa. hehee.. nggak ada kfc atau mcd sih disana.. wakkakakaa

    BalasHapus
  14. ikannya enak dipanggang di pantai ya

    BalasHapus
  15. indonesia memang kaya akan pantai ya

    BalasHapus
  16. foto2nya bagus,....salam kenal ya...

    BalasHapus