19 November 2010

Langkah Pertama Menuju Pulau Sempu: Ke Malang Naik KA Penataran Ekspres

Pulau Sempu

Untuk menuju Pulau Sempu ini meeting point saya dengan Adha, Agung, Iqbal, dan Ferdi adalah di Stasiun Gubeng Surabaya. Mereka berempat berangkat dari Bandung terlebih dahulu menuju Surabaya dengan kereta ekonomi. Sialnya kereta mereka dateng tengah malam. Jam 24.00 saya dapet sms dari Adha kalau mereka sudah hampir sampai. Waduh bakal nggak tidur neh.. Hehehe..

Saya baru menemui teman-teman baru saya di Stasiun Gubeng jam 3 pagi sekalian saya bawa ransel yang isinya barang-barang untuk keperluan nanti di Pulau Sempu. Tadinya kami bingung mau ke Malang naik apa, tapi setelah tanya dengan petugas PT KAI yang menginformasikan adanya kereta api ke Malang yang berangkat jam 04.45 kami langsung memutuskan untuk naik kereta itu saja dengan pertimbangan kami sudah berada di stasiun karena kalau mau naik bus harus keluar agak jauh ke Terminal Bungurasih.

Kami berlima tidur-tiduran terlebih dahulu di stasiun karena kereta baru berangkat beberapa jam lagi. Lagipula teman-teman baru saya ini pasti juga masih kecapekan karena baru saja menempuh perjalanan Bandung-Surabaya yang cukup panjang apalagi dengan menggunakan kereta ekonomi. Ternyata nggak sedikit juga orang-orang yang tidur di stasiun untuk menunggu pagi datang ataupun untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta lain di Stasiun Gubeng.

Loket pembelian tiket untuk ke Malang baru dibuka 30 menit sebelum keberangkatan. Saat loket dibuka kami langsung membeli tiket. Harga tiketnya sangat murah, cuma 4.500 per orang. Kereta sudah tiba di Stasiun Gubeng, saya dan Adha shalat subuh terlebih dahulu sementara Agung, Iqbal, dan Ferdi kembali packing barang-barang bawaan yang tadi sudah dibuka. Shalat subuh kali ini agak terburu-buru karena saat sedang shalat tiba-tiba bel kereta sudah berbunyi pertanda kereta akan berangkat. Selesai shalat kereta sudah mulai jalan dan kami berlari mengambil tas ransel lalu berlari menuju kereta. Lumayan juga pagi-pagi udah ngos-ngosan.

Setelah berada di atas kereta kami segera mencari bangku yang kosong. Beruntung kami masih menemukan tempat duduk karena kereta ekonomi hampir pasti full penumpang dan nggak sedikit yang harus berdiri ataupun duduk lesehan di gang. Di sebelah kami ada nenek-nenek yang akan pergi ke Kediri untuk menjenguk anaknya. Selama perjalanan nenek yang baik hati ini terus-menerus bercerita padahal mata kami udah nggak bisa melek. Hahaha.. Lucunya nenek ini bercerita dengan menggunakan Bahasa Jawa sementara diantara kami mungkin hanya saya yang bisa berbahasa Jawa, sedangkan teman-teman saya dari Bandung ini hanya mengerti sedikit-sedikit saja membalas cerita dari si nenek dengan Bahasa Indonesia. Si nenek juga selalu menawarkan bekal makanan yang dia bawa kepada kami. Terlihat si nenek sangat tulus sekali. Ternyata masih ada orang sebaik beliau meskipun kami tidak saling kenal.

Perjalanan ke Malang dengan KA Penataran Ekspres ini akan ditempuh dalam waktu 3 jam. Selama itu juga tidak henti-hentinya pedagang asongan menawarkan barang dagangannya, mulai dari nasi bungkus, mie ayam, bakso, aqua, mizone, rokok, buah, dan masih banyak lagi yang lain. Yang jelas para pedagang ini selalu berkeliling dan bersahut-sahutan saat menawarkan dagangannya. Mungkin bagi yang nggak terbiasa akana sangat mengganggu sekali karena dijamin nggak bisa tidur. Tapi bagi saya yang dari semalem nggak tidur dan ngantuk sekali, suara pedagang-pedagang itu hanya berlalu begitu saja. Sangat unik memang saat berada di kereta ekonomi, saya menemukan banyak hal indah yang tidak bisa saya temui saat naik kereta eksekutif.

Jam 08.30 kereta sampai di Malang kami turun dari kereta lalu istirahat terlebih dahulu di warung makan yang ada di samping stasiun. Kami mengisi perut kami terlebih dahulu dengan nasi rawon dan segelas teh hangat sebelum melanjutkan perjalanan yang masih cukup panjang untuk menuju Pulau Sempu.


16 komentar:

  1. rullyparlindungan@yahoo.co.id19 November, 2010 12:13

    di daerah mana tepatnya Pulau sempu jadi penasaran

    BalasHapus
  2. dimana letak Pulau sempu yang di maksud

    BalasHapus
  3. Wuih,,,beckpecking nih mas?
    Asyik.

    Wah ke pulau sempu. Pulau yg indah itu?
    Yg di daerah malang, bukan?
    Dengar2 panatai segara anakannya itu bagus nian...

    ^__^

    BalasHapus
  4. kalau mau mancing, telaga lele bisa jadi pilihan.

    Mas, titip oleh2 foto-fotonya ya. Nanti diupload lho ya. aya ingin melihat keindahan smeua yg ada di pulalu sempu...

    Ingin hati ke sana, apa daya kesempatan belum sampai

    BalasHapus
  5. Wah ke sempu yah kereeeeen tuch... ^^

    BalasHapus
  6. @rullyparlindungan@yahoo.co.id & anonim: ada di kabupaten malang bagian selatan..

    @common cyber: bener di malang, dan memang viewnya luar biasa baguss...

    @bumi al fattah: pasti nanti diupload dengan lengkap, komplittt semuanya biar pada ngiler.. hehehe..

    @inge: iya mbak inge.. nggak pengen kesana?

    BalasHapus
  7. jumpa lagi mas, waw kegemarannya keliling terus, jadwal buat ke jogja kapan mas ?hhahah

    BalasHapus
  8. ke jogja? sementara belum ada rencana lagi. hehehe

    BalasHapus
  9. Wuih..si mas pergi nggak ngajak2 :D
    Ntar kalo udah sampai pulau Sempu, jangan lupa di share mas momen2 pentingnya :D

    BalasHapus
  10. haha.., akhirnya keluar juga sambungan ceritanya mas. dalam perjalanan seringkali kita bertemu orang2 yang tulus seperti si nenek itu. Ayo ditunggu episode selanjutnya, kalau ada foto-foto pulau Sempu-nya dipajang mas.

    BalasHapus
  11. Kalo dari malang berapa jam lagi sampai pulau sempunya mas? 'ga sabar pengen lihat foto-fotona he..he..

    BalasHapus
  12. @zippy: oke deh...

    @sisi lain dwi: sudah pasti ada dong.. tunggu saja ya.. hehe..

    @nita: dari malang sekitar 4-5 jam mbak naik kendaraan umum..

    BalasHapus
  13. jumpa lagi mas, waw kegemarannya keliling terus, jadwal buat ke jogja kapan mas ?hhahah

    BalasHapus
  14. rullyparlindungan@yahoo.co.id24 Mei, 2011 14:28

    di daerah mana tepatnya Pulau sempu jadi penasaran

    BalasHapus
  15. Meutia Halida Khairani08 Juni, 2011 07:18

    wah wah, baru memulai perjalanan.. kebayang ya sewaktu lagi shalat, kereta jalan. hahaha. dulu saya pernah tuh, pas waktu lg shalat, tiba2 ada panggilan kalo pesawat akan berangkat. gile.. hampir ga beres tu shalat..

    BalasHapus
  16. bener mbak asli nggak konsen.. lha dapet rakaat pertama udah bunyi aja itu bel kereta.. hahaha

    BalasHapus