4 Desember 2010

Menanti Sunset Di Puncak Bukit

Pulau Sempu

Nggak terasa baru beberapa jam sampai di Segara Anakan hari sudah akan gelap, matahari pun sebentar lagi akan terbenam. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat sunset dari Segara Anakan, saya kemudian naik ke sebuah bukit yang menjadi dinding pembatas antara Segara Anakan dengan Samudera Hindia. Bukit ini cukup terjal dan harus ekstra hati-hati untuk menaikinya. Uniknya, saat berada di Segara Anakan hanya di bukit inilah terdapat sinyal handphone. Jadi kalau mau telpon-telponan atau sms mesti naik ke bukit ini.

Ketika sudah sampai di atas bukit saya dapat melihat keindahan Segara Anakan dari atas bukit. Selain itu di sebelah barat sudah terlihat matahari yang semakin rendah, sebentar lagi akan terbenam. Cuaca yang sangat baik sore itu membuat sunset terlihat dengan sangat jelas di belakang pulau-pulau karang yang terdapat di Samudera Hindia. Dengan perlahan namun pasti akhirnya matahari terbenam juga. Saya pun segera turun dari bukit untuk kembali ke tenda karena jalan untuk turun sudah mulai tidak terlihat. Saya sudah tidak sabar untuk melewati malam di Segara Anakan. Enaknya ngapain ya nanti malem? :D


6 komentar:

  1. sunsetnya bener2 indah ya Tri.
    beruntungnya dirimu bisa menyaksikan langsung kebesaran Sang Maha Pencipta melalui bukit
    salam

    BalasHapus
  2. kayak gambar ajah ya? hehe..
    bagus mas,,,

    BalasHapus
  3. "saat berada di Segara Anakan hanya di bukit inilah terdapat sinyal handphone" << alasan lain untuk semangat naik ke puncak bukit toh :)

    BalasHapus
  4. @bunda: bener banget bun, saya juga cukup bersyukur bisa menyaksikan alam yang indah ini.. :D

    @tunsa: lah emang gambar kan? :p

    @nonaedda: terimakasih atas kunjungannya

    @nadiafriza: tau aja mbak, emang bener sih itu salah satu motivasi untuk naik ke puncak bukit padahal kaki ini gemeteran kalo di tempat tinggi :p

    BalasHapus