2 Januari 2011

Kembali Ke Sendang Biru

Pulau Sempu

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, semua peralatan tenda dan barang-barang yang kami bawa sudah selesai kami bereskan. Kami semua telah memasukkan barang-barang ke dalam ransel masing-masing. Sekitar pukul 09.30 kami mulai berjalan meninggalkan Segara Anakan. Tidak lupa juga kami membawa sampah-sampah bekas bungkus makanan ataupun minuman hasil kerjaan kami dari kemaren untuk dibawa ke daratan di Sendang Biru karena kami tidak mau mengotori pulau yang indah ini.

Untuk kembali ke Pantai Sendang Biru lagi-lagi kami harus melakukan trekking di tengah hutan selama 1 jam. Tidak seperti saat berangkat, perjalanan pulang ini menjadi sangat melelahkan. Alasannya sih karena stok air minum yang kami bawa sudah habis tidak tersisa. Selama 1 jam perjalanan yang cukup sulit itu tenggorokan kami harus mengering. Sialnya, kami juga tidak bertemu seorang pun yang menuju ke Segara Anakan yang bisa dimintai air minum.

Dengan muka yang penuh dengan keringat dan nafas yang tersengal-sengal akhirnya kami sampai di Teluk Semut. Disana kami bertemu dengan romobongan lain yang juga baru meninggalkan Segara Anakan. Mereka ternyata juga dalam kondisi yang sama dengan kami, kehausan karena kehabisan air minum. Beruntung tidak lama kemudian ada sepasang suami istri yang baru keluar dari Segara Anakan. Mereka masih memiliki satu botol besar air minum yang bisa dibagikan kepada kami yang sedang sangat kehausan. Saya merasa sangat lega karena ada juga air yang bisa membasahi tenggorokan saya.

Pulau Sempu

Di Teluk Semut ini saya segera menelpon pemilik kapal agar bisa menjemput kami sekarang juga. Selama 15 menit menunggu akhirnya kapal kami datang juga. Kami segera menaiki kapal dan tidak lupa berpamitan dengan rekan-rekan rombongan lain yang masih menunggu teman-temannya di belakang. Berat rasanya meninggalkan Pulau Sempu yang indah ini. Mudah-mudahan saya bisa kembali lagi kesini suatu saat nanti.


7 komentar:

  1. ah... pengeeeeen banget jalan-jalan kesana >.<

    BalasHapus
  2. aku juga pengen kesana lagi mbak :D

    BalasHapus
  3. waduh.. mbuat jadi aku ngiler liatnya... pengen banget tuh.. nice post gan

    BalasHapus
  4. Meutia Halida Khairani08 Juni, 2011 11:44

    saya kuat nggak ya tracking tanpa minum? ~_~"

    BalasHapus
  5. makanya untuk minum itu harus diperhitungkan dengan baik saat tracking. lebih baik bawa lebih meskipun berat daripada kekurangan di jalan.. lemes abiss kalo kurang minum

    BalasHapus