18 Februari 2011

Kunjungan Ke Lanud Ngurah Rai (Part 1)

Kunjungan Ke Lanud Ngurah Rai (Part 1)

Tadi malam saya beristirahat cukup nyenyak. Pagi-pagi saya sudah bangun, begitu juga teman-teman yang lainnya. Hari ini adalah acara yang paling dinanti oleh kami semua para pecinta dunia penerbangan. Pagi ini kami akan berkunjung ke Lanud Ngurah Rai untuk dapat melihat lebih dekat operasional yang ada di bandara. Rencananya kami akan berangkat ke Bandara Ngurah Rai pada pukul 08.00, tapi ya agak molor karena ada beberapa yang telat bangun. :D

Karena lokasi penginapan yang cukup dekat dengan bandara, perjalanan ke bandara tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya beberapa menit kami sudah tiba di Bandara Ngurah Rai atau lebih tepatnya Lanud Ngurah Rai. Sampai di sana kami sudah disambut oleh beberapa orang petugas dari Lanud Ngurah Rai yang akan membimbing kami selama ada di Lanud Ngurah Rai.

Sebelum memulai acara pada kali ini kami di-briefing terlebih dahulu oleh perwakilan dari Danlanud Ngurah Rai karena yang bersangkutan tidak bisa hadir untuk menyambut kami. Kami diberi penjelasan tentang Lanud Ngurah Rai, sistem kontrol, dan beberapa hal lainnya. Kami juga diberi info kalau hari ini kami akan diajak untuk ke radar, tower, BMG, dan base operation yang ada di Lanud Ngurah Rai. Tapi sayang sekali kami tidak diperkenankan membawa kamera. Untuk dokumentasi, pihak Lanud Ngurah Rai sudah menyiapkan kameranya. Jadi kamera dari mereka yang akan dipakai.

Kunjungan Ke Lanud Ngurah Rai (Part 1)

Yang pertama, kami dibawa dengan bus yang sudah disediakan oleh Lanud Ngurah Rai ke ruang kontrol radar (namanya apa sih?) yang fungsinya untuk mengurusi pergerakan pesawat melalui radar. Ditempat inilah ATC Ngurah Rai berkomunikasi dengan pilot untuk pesawat pada ketinggian kalau nggak salah 7.500-22.500 kaki di atas permukaan laut. Jadi kalau ada pesawat yang berada di wilayah udara Bali dan berada pada range ketinggian tersebut akan terdeteksi oleh radar dan akan diatur oleh ATC.

Ruang kontrol radar ini cukup luas dengan beberapa monitor besar yang digunakan untuk memantau pergerakan pesawat yang melintas di wilayah udara Bali. Pada layar monitor tersebut akan terlihat nomor penerbangan, jenis pesawat, dan ketinggian pesawat. Kebetulan ATC yang on duty saat itu juga termasuk anggota Indoflyer sehingga kami lebih leluasa untuk ngobrol-ngobrol. Saat itu beliau sedang mengatur beberapa traffic yang ada termasuk pesawat langganan yang datang dari Rusia yaitu Transaero yang pagi itu menggunakan pesawat Boeing 747-400. Oh ya, di ruang radar tidak diperkenankan mengambil foto jadi maaf kalau nggak ada fotonya sama sekali. :)

Setelah cukup berada di ruang radar, kami dibawa ke Base Ops Ngurah Rai. Nah karena ruangan disini tergolong kecil-kecil jadi kami dibagi menjadi beberap team. Ada yang menuju ke tower, ada yang ke BMG, ada yang ke base ops. Kebetulan team saya yang pertama menuju ke tower. Hal yang sangat menyenangkan bagi saya karena berkesempatan untuk ke atas tower menyaksikan petugas mengontrol pesawat secara visual.

Kunjungan Ke Lanud Ngurah Rai (Part 1)

Yupz, jika di radar mengontrol pesawat pada ketinggian 7.500 hingga 22.500 kaki di atas permukaan laut, di tower mengatur pesawat pada ketinggian di bawah 7.500 kaki di atas permukaan laut. Jadi pesawat yang akan take off dan landing diatur oleh tower. Nah yang menarik di tower adalah selain mengatur pesawat dengan melihat monitor, pengaturan juga dilakukan secara visual. Pesawat yang sedang taxi, take off, approach, dan landing dapat dilihat dengan jelas dari tower. Terlihat beberapa kali pesawat bergantian untuk landing antara lain Singapore Airlines Boeing 777-200, Garuda Indonesia Boeing 737-800, dan Thai AirAsia Airbus A320.

Oh ya, saat briefing tadi kami tidak diperbolehkan mengambil gambar dengan kamera kami masing-masing sehingga kamera kami harus ditinggal. Dengan pemandangan yang cukup wow di atas tower ini cukup membuat tangan saya gatal untuk tidak mengambil gambar. Oke langsung saja jepret-jepret dengan menggunakan kamera PDA jadul saya, meskipun hasilnya juga kurang maksimal. Ini ngambil gambarnya nggak nyolong-nyolong kok karena udah dapet ijin dari petugas yang sedang bertugas di tower.

Cukup lama team saya berada di tower karena memang ini adalah impian bagi para pecinta dunia penerbangan. Ingin rasanya berlama-lama di tempat ini, tapi sayang sekali kami harus bergantian dengan team lainnya. Kami segera turun dari tower untuk menggali informasi di tempat-tempat lainnya yaitu ke BMG dan base ops.

Kunjungan Ke Lanud Ngurah Rai (Part 1)

Karena tulisannya udah cukup panjang, jadi cerita di BMG, base ops, keliling apron, dan foto-foto di apron saya tulis dipostingan berikutnya aja yah.. Hehehehe


5 komentar:

  1. waaah asyiik juga tuuuh bisa ke atas tower, bisa memantau pergerakan pesawat dll.
    trims atas infonya, sukses selalu n tetap semangat

    BalasHapus
  2. benar sekali mas, kesempatan yang sangat langka..

    terimakasih juga mas sudah berkunjung..

    BalasHapus
  3. benar sekali mas, kesempatan yang sangat langka..

    terimakasih juga mas sudah berkunjung..

    BalasHapus
  4. Mas Wijanarko, menurut anda apakah Lanud Ngurah Rai bisa membantu verifikasi penampakan UFO di sekitar Denpasar? :)

    BalasHapus
  5. untuk masalah itu saya kurang tau..

    BalasHapus