26 Februari 2011

Nggak Pernah Bosen Ke Pantai Tuban

Nggak Pernah Bosen Ke Pantai Tuban

Walaupun kemaren saya sudah ke Pantai Tuban dengan teman-teman tapi rasanya saya ingin balik lagi kesana. Kalau dilihat dari pantainya, mungkin Pantai Tuban tidak begitu menarik. Tapi ada satu hal yang sangat saya sukai yaitu traffic pesawat-pesawat yang keluar-masuk Bandara Ngurah Rai. Traffic yang ada di Bandara Ngurah Rai sangat beragam. Terkadang sering saya jumpai pesawat-pesawat charter dari negara lain yang jarang sekali datang ke sini ataupun pesawat-pesawat dengan model yang aneh-aneh bisa ditemui di sini.

Panas matahari yang sangat menyengat tidak menyurutkan niat saya untuk datang ke Pantai Tuban. Untungnya saya masih cukup ingat dengan jalan menuju ke sana. Kalo saya tidak salah ingat, jalan ke sana searah jika anda berjalan menuju The Patra Resort and Villas. Pokoknya lokasinya tidak jauh dari The Patra.

Nggak Pernah Bosen Ke Pantai Tuban

Sayangnya traffic siang itu tidak begitu ramai. Hanya ada beberapa pesawat dari maskapai domestik seperti Garuda dan Lion yang datang dan pergi. Ada juga pesawat amphibi yang dioperasikan oleh Travira dengan tujuan Mataram. Jenis pesawat Boeing 737 sangat mendominasi pada siang itu. Terutama Boeing 737-800 dan 737-900ER yang dimiliki oleh Garuda Indonesia dan Lion Air.

Setelah agak lama panas-panasan kok dari jauh keliatan pesawat putih dengan cat merah di bagian belakang pesawat. Saya nggak pernah liat livery ini sebelumnya. Saat semakin dekat terlihat jelas kalau ini adalah pesawat Boeing 767-300 milik Nordwind Airlines asal Rusia. Sepertinya sih ini bukan penerbangan reguler, melainkan penerbangan charter. Dan untuk sekarang ini jarang-jarang ada maskapai yang menggunakan Boeing 767 ke Indonesia.

Nggak Pernah Bosen Ke Pantai Tuban

Nggak Pernah Bosen Ke Pantai Tuban

Lha udah lama nunggu kok nggak ada traffic lagi yang datang. Kayaknya memang sepi pesawat yang masuh Ngurah Rai siang hari. Pesawat-pesawat dari luar negeri biasanya dateng sore atau malem. Kalau siang gini kebanyakan cuma pesawat-pesawat maskapai domestik. Itupun frekuensinya tidak tinggi. Yo wes karena perut udah laper juga jadi lebih baik keluar dari Pantai Tuban untuk cari makan siang. Hmmm.. Sepertinya lebih enak cari makan di Jalan Raya Tuban aja yang deket, kebetulan di sana juga banyak banget pilihan tempat makannya.


3 komentar:

  1. Berarti pantai Tuban itu berdekatan dengan airport ya mas? (maklum saya belum pernah kesana). Wah sampai hafal model-model pesawat terbang to mas, kalau saya taunya Malaysia Airlines sama Air Asia saja hehe..

    BalasHapus
  2. liat fotonya jadi pengen kesana mas...

    BalasHapus
  3. @dwi: iya mas, deket banget sama airport.. kalo dari airport tinggal keluar lalu belok kiri dan masuk terus ke arah pantai sudah sampai lagi.. hehehe

    @alfernando: langsung berangkat.. hehehe

    BalasHapus