3 Agustus 2011

Dieng Culture Festival 2011: Kirab Rambut Gimbal

Dieng Culture Festival

Minggu pagi saat suhu udara di Dieng masih dingin saya melangkahkan kaki menuju ke Komplek Candi Arjuna. Jarak dari penginapan memang dekat jadi saya nggak perlu menggunakan kendaraan saya. Sampai di Komplek Candi Arjuna saya membeli tiket untuk menyaksikan pemotongan rambut gimbal dari dekat. Harganya 15.000 untuk satu orang. Tiket ini berupa Co Card yang dikalungkan sebagai tanda pengenal sehingga bisa melihat lebih dekat prosesi yang dilakukan. Kalau tidak membeli kartu ini berarti nontonnya dari jarak jauh dan pastinya nggak kelihatan.

Waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 dan matahari sudah sangat cerah namun dinginnya udara tidak kunjung hilang. Komplek Candi Arjuna sudah cukup ramai. Warga Dieng berbondong-bondong menuju ke Candi Arjuna. Tidak ketinggalan para turis baik mancanegara maupun dari berbagai kota di Indonesia memadati Komplek Candi Arjuna. Para wartawan juga sudah siap dengan kamera serta lensa-lensa besarnya. Rata-rata mereka berjemur di tengah terik sinar matahari untuk menghilangkan rasa dingin. Hari ini adalah acara puncak Dieng Culture Festival 2011. Tentu acara ini yang paling ditunggu oleh para wisatawan karena serangkaian prosesi pemotongan rambut gimbal akan dilakukan hari ini.

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Acara yang pertama adalah kirab rambut gimbal. Kirab dimulai dari rumah sesepuh Dieng yang berada di Dieng Kulon. Tujuh anak berumur 4-5 tahun berambut gimbal dengan kepala ditutup kain putih menaiki kereta wisata melewati perkampungan menuju ke arah Komplek Candi Arjuna. Di belakang kereta itu digelar berbagai macam tari-tarian dan kesenian dari masyarakat Dieng. Ada tari rampak yakso dengan muka para penari menyerupai buto, ada kuda lumping, barong sai, tari tek-tek, dan lain-lain. Para penari dan groupnya ini adalah kelompok-kelompok penari asli dari Dieng. Mereka menari dengan sangat bersemangat sepanjang jalan dari Dieng Kulon sampai di Komplek Candi Arjuna. Para wartawan dan wisatawan sibuk mengambil gambar aksi-aksi penari ini. Sementara anak-anak gimbal duduk dipangkuan ayah atau ibunya dengan tenang. Mungkin mereka menganggap hari ini adalah hari yang indah bagi mereka. Mereka tidak sadar kalau mereka yang menjadi objek dalam acara ini.

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival

Sementara itu di mobil lain terlihat banyaknya sesaji yang dibawa. Mulai dari buah-buahan, telur, tempe, nasi tumpeng, ayam bakar, dan kerupuk. Mobil lainnya membawa barang-barang yang diminta oleh si anak gembel. Ada sepeda kecil berwarna pink dan ada juga boneka. Acara benar-benar sangat meriah karena warga dan para wisatawan semuanya tumpah ruah memadati jalan antara Dieng Kulon sampai Candi Arjuna. Bagi saya ini merupakan festival budaya yang sangat menakjubkan. Cuma bisa bilang... Amazing!!!


12 komentar:

  1. Meutia Halida Khairani03 Agustus, 2011 13:01

    berarti kultur nya masih lebih ke hindu yaa.. tapi pasti semuanya menakjubkan :D

    BalasHapus
  2. Beruntung kamu, bisa nyaksiin langsung kirab rambut gimbal gitu. konon katanya, kalo anak rambut gmbal mau dipotong rambutnya syarat permintaannya kudu terpenuhi, dan harus diupacarai.. kalo nggak, bisa sakit kalo rambutnya di potong... yah, memang beda tanah beda tradisi yah, dan seneng pastinya bisa ikut gabung di cultural show semacam gini

    BalasHapus
  3. wah sepertinya seruu :D kenapa co-card-nya gg difoto, pengen liat aku :D

    BalasHapus
  4. Indah sekali ya Mas Tri...keren pastinya dan meriah banged. senang bisa hadir di acara semacam ini :)

    BalasHapus
  5. wiiiih rame banget oiii,,, pengen oi ke sana liat festivalnya.

    BalasHapus
  6. ya gitu deh mut.. walaupun memang penduduknya mayoritas muslim

    BalasHapus
  7. betul bang, tradisini ini memang sangat unik.. bagi saya sih tradisi seperti ini sangat penting untuk menunjang pariwisata.. nggak usah terlalu mikirin hal2 mistisnya, yang penting pariwisata ramai.. heheh

    BalasHapus
  8. difoto tir, tapi nggak diupload.. :D

    BalasHapus
  9. jadwalin tahun depan ke dieng mas.. liat dieng culture festival yang ketiga.. :D

    BalasHapus
  10. ada2 aja ya. mereka gimbal krn ngga pernah kramas atau ngga pernah kramas maka gimbal ya?

    BalasHapus
  11. wow .. fotonya cantik2 .... thanks ya .... kalau thun depan tanggal dan bulan berapa ya festivalnya ? thanks ya :)

    BalasHapus