16 Desember 2011

3,5 Jam Perjalanan Dari Kampung Rambutan Ke Merak

bus primajasa

Sudah berada di dalam Bus Primajasa dan mengambil tempat duduk paling depan membuat saya merasa nyaman. Paling nggak sudah tidak akan ada lagi calo yang mengejar-ngejar saya. Saya satu-satunya penumpang yang ada dalam bus tersebut. Pak sopir dan kondektur malah sedang asyik nonton berita di TV yang ada dalam bus. Mereka terlihat cukup santai, tidak sibuk mencari penumpang seperti halnya kondektur atau sopir bus lain. Dari logat bicaranya, dengan mudah saya menebak kalau sopir dan kondektur adalah orang Sunda. Menurut pak sopir memang yang naik dari dalam terminal selalu sepi. Paling pak sopir hanya mengambil 2-3 penumpang langsung berangkat. Benar saja, meskipun baru saya sendiri penumpang yang ada di dalam bus, tidak lama kemudian bus sudah berangkat menuju Merak.

Saat di dalam terminal tadi memang bus masih kosong, namun begitu keluar terminal bus langsung diserbu penumpang sampai penuh. Wah saya baru tau kalau penumpang-penumpang ini menunggu di luar terminal. Tau gini saya juga tadi ikutan nunggu di luar saja. Penumpang yang mendominasi isi bus ini adalah orang-orang yang pulang kerja dan kebanyakan turun di Kebon Jeruk. Sementara penumpang dengan tujuan Serang dan Merak nggak terlalu banyak. Mungkin nggak sampai separuh. Selain padat penumpang, dalam bus juga padat pedagang asongan dan pengamen. Kayaknya nggak ada hentinya tuh pedagang dan pengamen keluar-masuk bergantian. Jualannya juga pastinya unik dan terkadang nyeleneh. Mulai dari jualan buku, gunting, satu set obeng, jaket kulit, dompet kulit, pena, sampai aneka makanan juga ada.

Dalam perjalanan keluar dari Jakarta ini bus berjalan santai atau lebih tepatnya merayap. Sudah lebih dari jam 8 malam tapi Jakarta masih saja macet. Di sebelah saya kebetulan duduk seorang lelaki asal Serang yang bekerja di Jakarta. Saya perkirakan umurnya hanya sedikit di atas saya. Orang tersebut menceritakan kalau dia sangat menghindari naik Bus Asli Prima karena selain lelet juga nggak nyaman. Apalagi harga tiketnya nggak beda jauh dibanding bus AC. Ooh, berarti sudah tepat dong pilihan saya ini naik Primajasa. Tiket Bus Primajasa AC dari Kampung Rambutan ke Merak dipatok dengan harga 17.000 saja. Sangat murah kan untuk perjalanan lebih dari 3 jam. Selepas Kebon Jeruk dimana cukup banyak penumpang yang turun saya kemudian tertidur cukup lelap karena badan cukup capek. Sampai-sampai tidak terasa kalau bus sudah sampai di Terminal Pakupatan Serang. Hanya hanya membuka mata sebentar saja setelah itu tertidur kembali hingga tiba di Terminal Pelabuhan Merak. Di dalam bus rupanya hanya tersisa tidak sampai 10 orang yang turun di Merak. Melihat jam tangan rupanya sudah pukul setengah dua belas malam. Hmm.. Asyik nih sampai Merak tengah malam. Hehe..


1 komentar: