15 Desember 2011

Impresi Pertama Menggunakan Bus Trans Jakarta

bus trans jakarta

Tentu sudah tahu dong transportasi yang diagung-agungkan pemerintah di Jakarta, bahkan teman-teman mungkin juga sudah banyak yang mencoba atau menggunakannya setiap hari. Apalagi kalau bukan Bus Trans Jakarta yang biasa disebut busway. Padahal kalau busway kan jalannya, bukan nama busnya. Tapi dasarnya lidah orang Indonesia suka nyari gampangnya jadi nama busway lebih sering terdengar. Sudah di Jakarta rasanya nggak afdol juga kalau nggak nyobain bus kebanggaan Jakarta ini. *padahal emang lagi butuh*

Rencananya saya akan ke Terminal Kampung Rambutan. Saya cukup naik dari halte yang ada di depan PGC (Cililitan). Haltenya memang cukup besar disana. Malam itu penumpang masih cukup banyak meskipun nggak terlalu ramai. Tiket saya beli dengan harga 3.500. Sistem tiketnya masih menggunakan kertas. Sebagai warga Jogja saya cukup berbangga hati karena Bus Trans Jogja sistem tiketnya sudah menggunakan smart card. Heuheu.. Jakarta kalah teknologi. Apalagi halte disini walaupun cukup besar tapi kotor. Putung rokok dan sampah dimana-mana, sobekan karcis berserakan terutama di jalan sebelum masuk halte.. Wah gimana penumpang bisa nyaman dan memilih transportasi ini kalau haltenya saja bapuk seperti ini.

bus trans jakarta

Saat menunggu, hal yang lebih menjengkelkan kembali terjadi. Bus yang akan ke Kampung Rambutan tidak kunjung datang. Padahal penumpang sudah menumpuk cukup banyak. Sementara itu bus yang ke arah Harmoni sudah datang dan pergi berkali-kali. Kalaupun ada bus yang berhenti, nyatanya sopir nggak mau membawa sampai ke Kampung Rambutan karena hanya akan memutar di halte depan. Beberapa bus malah nggak berhenti sama sekali dan berjalan dengan kecepatan tinggi. Saat masih ramai penumpang seperti ini kenapa sudah jarang bus yang berangkat ke Kampung Rambutan? Setelah cukup lama menunggu di halte yang super sumpek dan gerah itu akhirnya ada juga bus yang datang dengan tujuan ke Kampung Rambutan. Otomatis bus langsung penuh, penumpang pun berdesak-desakan. Saya rasa untuk berdesak-desakan sesuai dengan kapasitas bus sih masih cukup wajar. Namanya juga bus kota, sudah biasa seperti itu. Tapi yang bikin nggak nyaman itu halte yang pengap serta frekuensi busnya yang cukup jarang. Dengan kondisi seperti ini mana bisa menarik pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi umum kalau sistem tranportasinya bapuk begini. Saya kurang tahu sih untuk rute yang lainnya. Mungkin teman-teman bisa sharing?

Perjalanan dari Cililitan sampai ke Kampung Rambutan sebenarnya nggak terlalu lama. Jaraknya juga nggak terlalu jauh. Sepanjang perjalanan saya hanya memperhatikan tingkah laku para penumpang bus ini. Ada yang sibuk ngobrol dengan temannya, ada yang tertidur pulas dan terlihat sangat keletihan sepulang kerja, dan ada pula yang sibuk dengan gadget di tangannya. Saya sih nggak kebayang kalau harus menjalani hari-hari seperti ini terus-menerus setiap hari seperti mereka. Hanya dalam waktu 30 menit bus sudah sampai di Terminal Kampung Rambutan tempat pemberhentian terakhir bus ini dari Cililitan. Satu per satu penumpang turun, termasuk saya. Perjalanan saya masih belum berhenti sampai disini. Ditunggu lanjutannya yah. Hehe..


4 komentar:

  1. Meutia Halida Khairani16 Desember, 2011 08:11

    hadeeeh, emang malu2in ni busway.. sebenarnya ada pake kartu juga utk transjakarta, tp saya lupa nama kartunya. hehehe. emang kalo nungguin busway yg jurusannya jauh2 bukannya malah menghemat waktu di perjalanan, tp menghabiskan waktu nungguin si busway nya itu kaga datang2...

    hei, ke jkt kaga bilang2??

    BalasHapus
  2. ini yang deket aja udah capek nunggunya mut, apalagi kalau yang jauh ya.. hehe..

    BalasHapus
  3. Paling parah kalo lagi jam bubaran kantor (rush hour), itu halte penuhnya bisa kayak ornag lagi ngantri sembako...dan yg paling parah adalah, di halte busway tuh tidak ada fasilitas toilet...jadi kalo di tengah2 ngantri kebelet mau ke WC...gua ga kebayang gimana jadinya

    BalasHapus
  4. syukurnya nggak mengalami hal tersebut kemaren itu :))

    BalasHapus