25 Januari 2012

Beginilah Suasana Kota Banyuwangi

kota banyuwangi

Kalau boleh jujur, menurut saya tidak ada objek wisata yang cukup menarik di Kota Banyuwangi. Ingat.. Di Kota Banyuwangi loh ya, bukan Kabupaten Banyuwangi. Sampai di Banyuwangi saya menelusuri jalanan utama kota tersebut dengan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 5-6 km melintasi tengah kota. Mulai dari Jalan Adi Sucipto menuju ke Jalan Ahmad Yani, terus hingga Jalan Jenderal Basuki Rahmat dan Jalan Yos Sudarso. Sayangnya saya tidak menemukan objek yang benar-benar menjadi ciri khas Banyuwangi. Bukan hal yang aneh sih karena Kota Banyuwangi hanyalah sebagai pusat pemerintahan saja dan tidak dikembangkan sebagai kota wisata. Tempat-tempat wisata terutama wisata alam kebanyakan berada di luar kota. Seingat saya, saya hanya melihat Museum Blambangan yang terletak di Jalan Ahmad Yani yang terlihat sangat sepi dan tidak ada orang yang berjaga dengan pintu gerbang yang hanya terbuka sedikit saja. Melihat kondisi seperti ini saja jadi ragu untuk masuk. Atau memang karena sudah mulai sore jadi museum sudah tutup yah?

Berjalan kaki di Kota Banyuwangi sebenarnya cukup nyaman. Kotanya bisa dibilang tidak terlalu luas namun sangat sangat bersih. Hanya dalam waktu hitungan jam Anda sudah bisa mengelilingi kota. Trotoar di tengah kota digunakan sebagaimana mestinya. Pepohonan juga sangat rimbun berada di tepian mapun median jalan. Lebih nyaman lagi karena lalu lintas di kota ini bisa dibilang cukup sepi. Tidak banyak kendaraan yang lewat baik itu mobil maupun motor. Yang jelas tidak sepadat kota-kota besar. Angkutan umum di kota ini didominasi oleh angkot yang cukup sering hilir-mudik mengantarkan penumpang. Taksi? Meskipun ada, namun alat transportasi yang satu ini memang cukup jarang ditemui di Banyuwangi. Mungkin karena jumlahnya tidak terlalu banyak.

kota banyuwangi

kota banyuwangi

kota banyuwangi

Sepanjang jalan utama di tengah kota kebanyakan dihuni oleh gedung-gedung perkantoran baik milik pemerintah maupun swasta. Tidak ketinggalan juga rumah dan toko-toko yang berderet di sepanjang jalan. Di kota yang satu ini Anda jangan berharap bertemu banyak mall layaknya di kota besar. Kalau saya tidak salah hanya ada beberapa, itupun tidak terlalu besar. Yang paling terkenal tentunya adalah Roxy yang terletak di Jalan Ahmad Yani. Selebihnya hanyalah pusat perbelanjaan seperti Giant, Ramayana, dan sejenisnya. Bagi yang tidak suka dengan riuhnya kota besar, Kota Banyuwangi merupakan kota yang cukup nyaman untuk ditinggali mengingat suasananya yang tidak terlalu crowded bahkan cenderung sepi. Tidak seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, maupun Makassar yang selalu saja macet setiap hari. Karena tidak menemukan sesuatu yang menarik, sepertinya akan lebih seru kalau nyore di Pelabuhan Ketapang. Yuuukk..


19 komentar:

  1. Meutia Halida Khairani25 Januari, 2012 12:13

    sama Aceh juga nyaman ditinggalin dan ngga macet. hehehe.. *maksa.
    rada sepi ya kotanya

    BalasHapus
  2. kapan2 ajakin ke aceh dong mut.. *eh

    BalasHapus
  3. sepi banget jalanan utamanya yah mas... tapi bener, jalanannya sangat bersih..

    BalasHapus
  4. Wah sedih banget kalo sampai Makassar udah masuk list kota Mace

    BalasHapus
  5. Sukaaa lihat foto2nya... bersiih... jauh sekali sama keadaan jakarta ya... trotoar? halah trotoar di jakarta udah jd jalan kendaraan bermotor... di jakarta, nunggu di halte dgn tertib pun ditabrak mobil...

    Banyuwangi sepertinya bisa menjadi tempat pelarian nih... *mengkhayal*

    BalasHapus
  6. Rumputilalang0926 Januari, 2012 15:29

    mas ada bingkisan kecil, kiranya sudi mengambilnya di blogku

    BalasHapus
  7. iya sepi banget.. saya juga agak kaget waktu pertama kali masuk ke kota ini.. saya kira agak rame gituu

    BalasHapus
  8. iya mbak, kabur aja ke banyuwangi kalo mau menyepi.. hihihii..

    BalasHapus
  9. Memangnya motretnya pas lampu merah kali? Saya tidak pernah melihat jalanan sekosong itu di Banyuwangi, kecuali pas ada acara dan pentutupan jalan. Banyuwangi memang hanya ibukota, yg boleh dibilang 'cuma' sbg pusat pemerintahan dan budaya. Tetapi keindahan alam sekitar yg dijualnya adalah kelas dunia. Lihat kawah Ijen yg sering ditayangkan di tv LN. Atau ombak pantai G-Land/Plengkung yg berkelas Top dunia. Belum lagi 3 taman nasional di sekitarnya. Meresapi kehidupan alam perkebunan dan pembuatan kopi di pegunungan, atau perikanan terbesarnya... Lalu budaya khasnya yg cukup unik dan misteri. Pantai2nya, terutama di selatan yg terlihat putih mempesona dari pesawat Dps-Jkt. Masih banyak lagi lah....

    BalasHapus
  10. rasanya nggak.. perasaan di banyuwangi juga jarang traffic light tuh.. saya hanya punya waktu 1 hari jadi nggak akan mungkin cukup untuk jalan2 keluar kota.. padahal ngebet ke kawah ijen :|

    BalasHapus
  11. kota banyuwangi lagi ada teror,?buktinya sepi banget......

    BalasHapus
  12.  Kalok boleh tau, kira2 foto jalan raya itu jepretnya bersekitar jam brapa maz ???
    Karna setau saya banyuwangi itu jalan rayanya lumayan rame juga..
    Terkecuali memank ada beberapa jalan raya yang agak sepi.
    Mantursuwun.

    BalasHapus
  13. Nahh..
    Cobak maz mempunya'i waktu yang cukup di banyuwangi, Mungkin akan melihat begitu banyak keindahan alam di kabupaten banyuwangi itu,,,!!!
    Selain dari keindahan alam lingkungan itu sendiri, Ada juga yang buatan manusia.

    BalasHapus
  14. siang hari mas menjelang sore, antara jam 2-3 siang.. :)

    BalasHapus
  15. sayangnya waktunya mepet banget.. mungkin next time :)

    BalasHapus
  16. Mas, kalau hari Jum'at, pasti sepi banget. Masyarakatnya religius. Toko2/ usaha2 juga banyak ambil off nya hari Jum'at.

    BalasHapus
  17. idulfitri ini pengen pulang dari denpasar banyuwangi tiket 1,6jt,,,walah,,,,,,mahal,,,,padahal pengen pulang kampung sekalian cobain pesawat n liat landed di banyuwangi

    BalasHapus
  18. 1,6 juta? Mahal banget mbaak.. hhehe

    BalasHapus