19 Februari 2012

Hello Makassar!

makassar

Akhirnya sampai juga di Makassar, sebuah kota yang mungkin terbesar di Sulawesi. Makassar merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Makassar berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Pangkajene di sebelah utara, Maros di sebelah timur, dan Gowa di sebelah selatan. Pada tahun 1971 nama Makassar diganti menjadi Ujung Pandang. Namun pada tahun 1999 nama tersebut dikembalikan lagi menjadi Makassar. Nggak heran kan kalau orang banyak mengenal Makassar dengan sebutan Ujung Pandang juga. Karena nama Ujung Pandang sendiri sudah digunakan selama kurang lebih 28 tahun sebelum akhirnya diganti lagi. Sementara itu suku yang menghuni di Makassar kebanyakan adalah Suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, dan Tionghoa. Dan kemana-mana selalu ketemu dengan orang Jawa. Hahaha..

Sebagai sebuah kota besar di Sulawesi, menurut saya kehidupan masyarakat Makassar cukup dinamis. Makassar yang saya lihat tidak seperti Makassar yang ada dalam bayangan saya sebelumnya. Pembangunan kota juga terlihat cukup berkembang dengan pesat. Rupanya tingkat keramaian Kota Makassar nggak kalah dari Surabaya, salah satu kota besar di Indonesia. Bahkan selama di Makassar saya cukup sering terjebak macet juga. Tidak seperti di Jawa dimana antara kendaraan roda dua dan roda empat yang cukup berimbang, di Makassar kendaraan didominasi oleh roda empat. Hal ini cukup mengingatkan saya kepada kota asal saya Bandar Lampung. Jalanan macet karena dominasi mobil pribadi. Sementara untuk kendaraan roda dua meskipun banyak, tapi tetap tidak sebanyak roda empat.

makassar

Sebagai kota besar, transportasi dalam Kota Makassar lebih banyak mengandalkan pete-pete (angkot), becak, taksi, dan ojek. Belum ada sarana transportasi masal yang cukup bagus seperti busway atau sejenisnya. Katanya bakal ada busway tahun 2012 ini sih. Mudah-mudahan saja bisa lekas tercapai. Untuk transportasi ke kota-kota lain yang ada di Sulawesi kebanyakan mengandalkan bus dan kijang/panther. Sementara itu untuk jalur laut, Makassar mempunyai Pelabuhan Soekarno-Hatta. Jika Anda mau mencoba ke Makassar lewat jalur laut bisa saja kok walaupun akan menghabiskan banyak waktu. Jalur yang cukup populer tentu adalah jalur udara untuk keluar-masuk Makassar melalui Bandara Sultan Hasanuddin. Selain lebih mudah juga lebih cepat. Lagipula tiket pesawat sekarang sudah sangat terjangkau kan?

Selain sebagai pusat bisnis dan perdagangan di kawasan Indonesia Timur, Makassar juga mempunyai objek-objek wisata yang menarik. Sebut saja Pantai Losari yang sudah sangat tersohor itu. Bahkan ada yang bilang, belum ke Makassar kalau belum ke Pantai Losari. Sampai sebegitunya yah? Selain Pantai Losari ada juga Fort Rotterdam, Benteng Sombaopu, Pulau Khayangan, Pulau Salamona, dan berbagai pantai yang ada disana. Kalau mau berwisata yang lebih Modern juga ada Trans Studio yang sudah dibangun lebih dulu sebelum Trans Studio Bandung. Mau kuliner? Wah Makassar ini juga tempatnya. Ada Coto Makassar dan Es Pisang Ijo yang sudah terkenal kemana-mana, Sop Saudara, Sop Konro, Palu Butung, dan lain-lain. Monggo dicobain satu per satu..


2 komentar:

  1. 2 tahun yg lalu saya juga ke makassar. malah baru mau tak upload foto2nya hehehe

    BalasHapus