31 Maret 2012

Sunyi Senyap Tanjung Bira Di Malam Hari

tanjung bira

Tanpa terasa matahari sudah mulai menghilang di sebelah barat tidak lama setelah saya tiba di Tanjung Bira. Memandangi matahari terbit dari balkon penginapan memang cukup indah. Saat malam hari di Tanjung Bira begitu tenang. Meskipun tidak sedikit turis di Tanjung Bira yang kebanyakan turis asing, namun suasana di sini berbeda 180 derajat dibanding dengan Bali. Kalau di Bali semakin malam akan semakin ramai dengan kehidupan malam, kalau di Bira semakin malam akan semakin senyap. Bagi yang tidak suka keramaian, tentu tempat ini adalah lokasi yang sangat tepat untuk menyepi dan jauh dari hingar-bingar kota.

Namun… Sepinya Tanjung Bira di malam hari akan ada sedikit efeknya. Tentu ini akan sedikit berpengaruh dengan urusan perut. Yup, tidak begitu banyak pilihan makanan di Bira saat malam seperti ini. Memang sih di kawasan wisata banyak warung-warung berderet yang buka. Tapi umumnya makanan yang disediakan tidak begitu menarik. Kebanyakan hanya ada mie instan saja. Kebetulan malam itu saya masuk ke salah satu warung untuk makan malam. Menunya sih beragam mulai dari ayam goreng, ikan goreng, mie goreng, nasi goreng, mie instan, dan lain-lain. Sayangnya yang ready stock hanyalah nasi goreng dan mie instan. Yah dengan terpaksa saya memesan nasi goreng dengan rasa yang sangat standar. Harga makanan di sini sepertinya sama saja dengan tempat-tempat lain di Sulawesi Selatan, agak sedikit mahal. Satu porsi nasi goreng, satu kaleng Nescafe dingin, dan satu botol kecil air mineral dihargai 27.000.

tanjung bira

Secara umum sih nggak ada hiburan di Bira saat malam hari selain nongkrong dan ngobrol dengan turis-turis lain di warung. Kebanyakan turis juga cuma duduk-duduk di balkon penginapan sambil gitar-gitaran (kalau bawa) atau dengerin musik lewat handphone. Kalau Anda ingin mengakses internet dengan handphone bukan menjadi masalah kok karena di sini sinyalnya full untuk operator yang saya pakai (Indos*t). Dua operator besar yang lain kemungkinan juga sama saja. Hanya saja jaringan belum bisa menjangkau jaringan 3G maupun HSDPA. Tapi sudah lebih dari cukup lah kalau hanya untuk mengakses facebook, twitter, email, maupun yahoo messenger melalui handphone. Selebihnya nggak ada lagi hal menarik yang bisa dilakukan, mending tidur di kamar saja karena keesokan hari masih banyak acara.


2 komentar:

  1. Tanjung Bira, aku hanya baru bisa melihatnya di GE aja, kapan ya ke sana? 

    wah lumayan mahal jg ya harga nasgornyabtw enak jg tuch sepertinya penginapannya, bisa liat laut

    BalasHapus
  2. udah pernah ke makassar kan mbak? tinggal ngacir 200 km lagi dari makassar udah sampai bira kok. hehe..

    penginapannya memang mantap walaupun murah.. harga makanan ya relatif sih mbak, relatif mahal maksudnya.. hihihi

    BalasHapus