1 April 2012

Pelabuhan Tanjung Bira, Tempat Berlabuh Ke Selayar

tanjung bira

Akhirnya pagi menjelang di Tanjung Bira setelah tidur beberapa jam dalam penginapan yang nyaman di Sunshine Guest House. Kegiatan pertama yang saya lakukan adalah mandi, mengemas ulang barang-barang bawaan, kemudian sarapan dengan menu yang disediakan oleh penginapan. Setelah semua terselesaikan saya kemudian check out dari Sunshine Guest House.

Pagi itu saya berjalan kaki ke arah Pelabuhan Tanjung Bira yang terletak sekitar 500 meter dari kawasan wisata Pantai Pasir Putih Tanjung Bira. Pelabuhan Tanjung Bira merupakan tempat yang digunakan untuk berlabuh bagi orang-orang yang akan menuju Pulau Selayar. Pulau Selayar sendiri merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Selayar yang beribukota di Benteng. Setiap harinya Pelabuhan Tanjung Bira ramai oleh kegiatan hilir-mudik penumpang, bus, maupun truk dari Bira ke Selayar dan sebaliknya. Dalam sehari hanya ada satu kali saja penyeberangan ferry yang menghubungkan antara kedua tempat ini dengan waktu tempuh rata-rata tiga jam jika cuaca sedang baik. Lalu apakah saya akan ke Selayar? Tentu tidak untuk saat itu mengingat jadwal perjalanan saya terbatas, uang yang dibawa pun terbatas.

tanjung bira

tanjung bira

Pagi itu suasana Pelabuhan Tanjung Bira masih relatif sepi. Tidak ada bus, truk, maupun calon penumpang yang akan berangkat. Kemungkinan sih jadwal keberangkatan kapal pada siang atau sore hari. Yang terlihat di sana hanya ada satu kapal ferry yang sedang bersandar tanpa ada aktifitas apapun. Selain itu terdapat pula jejeran perahu-perahu kecil milik nelayan yang juga sedang bersandar di sekitar pelabuhan. Sayang sekali pelabuhan ini sedikit ternodai dengan sampah yang menggenang di permukaan laut. Nggak banyak sih, tapi sedikit mengganggu. Fasilitas pelabuhan menurut saya juga hanya seadanya saja, tidak ada ruang tunggu bagi penumpang. Sepertinya rata-rata penumpang yang menyeberang naik kendaraan umum seperti bus dari Makassar. Hal yang cukup mencolok adalah keberadaan ATM Bank BNI di sana. Selain ATM bank tersebut saya tidak menemukan ATM bank lain di Tanjung Bira. Tapi setidaknya ATM ini cukup membantu bagi Anda yang menggunakan bank yang tergabung dalam ATM Bersama. Setelah ini saya akan mengeksplor pantai yang cantik dan lebih sepi di Tanjung Bira. Nantikan ya! :p


6 komentar:

  1. nggak terlalu bagus yah pelabuhannya.. i mean, nggak dapet keindahan alamnya. mungkin tipikal pelabuhan di banyak tempat yang banyak aktivitas manusianya memang pada akhirnya ngefek ke kondisi alam :)

    BalasHapus
  2. saya membayangkan bau amis ikan... begitukah faktanya ?

    BalasHapus
  3.  seingat saya sih nggak ada bau amis ikan tuh.. karena di sini memang bukan pelabuhan untuk nelayan ikan..

    BalasHapus
  4. memang pelabuhannya nggak begitu bagus view-nya.. tapi tunggu deh nanti liputan tentang pantai yang dekat sana.. ;)

    BalasHapus
  5. Meutia Halida Khairani12 April, 2012 11:55

    saya kira juga pelabuhan nelayan kayak di  Muara Angke.

    BalasHapus
  6.  duuh jangan bayangin kayak di muara angke ya, karena beda jauh :p

    BalasHapus