14 Juni 2012

Cuaca Buruk Sepanjang Makassar-Surabaya

citilink

Setelah hampir seminggu berada di Sulawesi Selatan dengan menjelajah setidaknya empat lokasi yaitu Makassar, Toraja, Tanjung Bira, dan Bantimurung, sekarang saatnya pulang ke Surabaya. Liburan sudah segera berakhir.

Dari Benteng Somba Opu saya bergegas naik pete-pete ke Jalan Riburane. Di sinilah halte Bus Damri Bandara berada sehingga saya bisa cukup berhemat karena ongkosnya nggak mahal, cuma 15.000. Dalam perjalanan ke halte Damri ini hujan masih saja turun. Bahkan setibanya di halte, hujan malah turun begitu deras disertai angin yang kencang. Dalam hati sudah berpikiran penerbangan akan delay. Apalagi bus yang ditunggu juga tidak kunjung datang.

citilink

citilink

citilink

Setelah lama menunggu, akhirnya Damri yang ditunggu datang juga. Dengan kondisi cuaca yang masih hujan deras, Damri berangkat ke Bandara Sultan Hasanuddin. Sampai di bandara hujan juga masih tidak kunjung reda. Saya segera masuk ke terminal keberangkatan untuk check in. Setelah menemukan counter check in untuk Citilink, saya segera mengantri di belakang penumpang lain yang sudah antri terlebih dahulu. Di LCD terlihat status "Check in Open", tapi nyatanya belum ada sama sekali petugas Citilink yang nongol. Baru setelah 30 menit menunggu petugas itu nongol juga. -__-

citilink

citilink

citilink

Check ini berlangsung cukup cepat karena antrian juga belum terlalu panjang. Setelah itu saya menuju ruang tunggu yang ada di atas. Di sini saya masih saja terkagum-kagum dengan interior Bandara Sultan Hasanuddin baik di ruang check in maupun ruang tunggu. Begitu bagus dan masih kinclong. Jadi betah berlama-lama di sana. Saya sempatkan untuk ke sana-sini hanya untuk mengambil foto. :))

citilink

citilink

citilink

Ketika akan masuk ruang tunggu saya melihat di layar FIDS, banyak sekali penerbangan yang delay karena cuaca buruk. Bahkan pesawat Sriwijaya satu divert ke Balikpapan dan satunya lagi RTB ke Surabaya karena buruknya cuaca. Hampir semua penerbangan delay, tidak terkecuali Garuda, Lion, Batavia, maupun Express. Namun di FIDS tersebut penerbangan saya masih on schedule. Saya sudah cukup pasrah kalau seandainya penerbangan ditunda.

citilink

citilink

citilink

Suasanya ruang tunggu sore itu cukup padat karena banyak penerbangan yang delay. Namun ruang tunggu yang cukup luas masih bisa menampung seluruh penumpang. Setidaknya semua penumpang masih kebagian tempat duduk. Desain ruang tunggu yang plong juga cukup nyaman karena terasa luas.

citilink

citilink

citilink

Tidak disangka dan tidak diduga, ternyata pesawat Citilink yang akan membawa saya ke Surabaya landing tepat waktu di tengah guyuran hujan. Hmm.. Bakal berangkat on time juga nih. Saya segera sms anak-anak IF PK-SUB yang sedang spotting di Juanda. Rupanya di Surabaya juga sudah mulai mendung tebal. Juanda dikelilingi awan CB. Berarti penerbangan nanti akan cukup banyak goncangan sepanjang perjalanan.

citilink

citilink

citilink

citilink

Tiga puluh menit setelah pesawat Citilink Boeing 737-400 tadi mendarat, sudah ada panggilang boarding untuk penumpang Citilink tujuan Surabaya. Benar sekali pesawat akan berangkat on time. Boarding berlangsung cukup cepat. Pesawat Boeing 737-400 dengan registrasi PK-GZQ berkapasitas sekitar 170 tempat duduk ini tidak penuh. Pesawat hanya terisi sekitar 75% saja.

citilink

citilink

Setelah pintu pesawat ditutup, kemudian pesawat push back dan segera take off. Saya tidak tahu pesawat ini take off dari runway berapa. Nggak begitu perhatiin. Saat take off terlihat hujan masih turun. Pesawat sedikit bergoncang ke kanan dan kiri. Di atas, awan-awan hitam masih saja mengelilingi pesawat. Nggak ada yang bisa dilakukan selama perjalanan selain menikmati goncangan-goncangan yang ada. Saya berusaha tidur, namun tetap saja mata sulit terpejam.

citilink

citilink

citilink

citilink

Semakin mendekati Bandara Juanda Surabaya, awan-awan pekat bukannya semakin berkurang malah semakin bertambah. Rupanya Surabaya juga sedang hujan deras. Ya beginilah nggak enaknya traveling saat musim hujan. Di objek wisata nggak bisa terlalu banyak eksplor, di perjalanan juga nggak nyaman. Malah tergolong sereem.. Untungnya pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Juada di tengah hujan deras. Sesampainya di gate, penumpang dipersilakan turun melalui pintu belakang karena pintu depan tidak dibuka. Hmm.. Berakhir juga perjalanan saya ke Sulawesi Selatan..

citilink

citilink

Sejauh ini dengan tiket yang sangat murah, saya hanya mengeluarkan 158.000 untuk tiket Surabaya-Makassar pp, Citilink memberikan layanan yang cukup baik untuk sebuah maskapai LCC. Good job Citilink!


1 komentar:

  1. Pesawat SilkAir ku dari Singapore aja juga ke Bali gara gara hujan deres.

    BalasHapus