11 Agustus 2012

Menikmati Pertunjukan Tari Kecak Di GWK

tari kecak di gwk

Objek terakhir di hari pertama saat liburan di Bali yang kami kunjungi adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tentu sudah banyak yang kenal dengan nama tempat ini karena nantinya patung Garuda Wisnu Kencana yang ada akan menjadi patung terbesar di dunia. Tujuan utama kami ke GWK bukan untuk melihat patung yang dari tahun ke tahun tak kunjung jadi, melainkan untuk melihat pertunjukan Tari Kecak yang selalu ada setiap sore hari.

Untuk bisa menyaksikan Tari Kecak di GWK, kalian cukup membayar tiket masuk GWK sebesar 30.000 per orang dan bayar parkir motor 2.000 saja. Dengan masuk ke GWK kalian sudah bisa menyaksikan pertunjukan Tari Kecak secara gratis yang dimulai setiap harinya pukul 18.00 WITA. Lumayan kan dengan uang 30.000 sudah bisa masuk ke GWK plus bisa menyaksikan Tari Kecak juga. Cukup menghemat uang jika dibandingkan dengan menonton Tari Kecak di Uluwatu dengan tiket 80.000 per orang. :))

Menariknya Tari Kecak di GWK adalah temanya berbeda-beda setiap harinya. Misal pada hari Senin menggunakan tema Kecak Gajah Mada, Selasa Kecak with Tari Demen Collaboration, Rabu Kecak Hanoman Duta Collaboration, Kamis Kecak Joged Collaboration, Jumat Kecak Hyanglala Nusantara Collaboration, Sabtu Kecak Tektekan Balinese Dance Collaboration, dan Minggu Kecak Garuda Wisnu Collaboration. Jadi meskipun kalian sudah pernah menyaksikan Tari Kecak di GWK, kalian akan disuguhkan tarian dalam bentuk lain saat kesana lagi di lain hari.

tari kecak di gwk

Sebelum pukul 18.00 para pengunjug GWK yang akan menyaksikan Tari Kecak sudah masuk ke AMPHITHEATRE dan mengambil posisi duduk masing-masing. Pengunjung sore itu rupanya cukup ramai juga. Karena kami datang pada hari Minggu, maka yang akan tampil pada sore hari itu adalah Kecak Garuda Wisnu Collaboration.

Tarian Kecak dibuka dengan tampilnya enam penari wanita yang membawakan tari Bali yang diiringi musik yang sangat khas. Saya kurang tahu jenis tari apa yang dimainkan. Setelah tari pembuka selesai, masuklah gerombolan penari Kecak yang semuanya pria tanpa baju, hanya bertelanjang dada sembari berteriak cak cak cak cak dengan lantang. Ya memang Tari Kecak tidak diiringi instrumen musik, melainkan suara berasal dari penari-penarinya.

tari kecak di gwk

tari kecak di gwk

Saya belum pernah menyaksikan Tarik Kecak sebelumnya, namun Tari Kecak disini bukanlah tarian yang serius. Maksudnya? Ya tariannya penuh dengan humor. Terkadang gerakan penarinya asal-asalan dan tidak selaras dengan penari lainnya. Namun hal ini malah membuat penonton tersenyum bahkan terkadang tertawa histeris. =))

Dalam pertunjukan ini Tari Kecak dipadukan dengan cerita Ramayana dengan tokoh utama Rama yang tampan dan gagah, Dewi Sita yang sangat cantik, Hanoman yang selalu bergerak liar, dan Rahwana yang tinggi besar serta menyeramkan. Sekali lagi, cerita yang dibawakan juga bukanlah adegan-adegan serius yang membuat penonton tegang. Tetapi adegan-adegan konyol yang membuat penonton tertawa renyah. Apalagi saat Rahwana merayu Dewi Sita agar mau menikah dengannya dengan mengeluarkan gombalan-gombalan lucu baik dalam Bahasa Inggris, Indonesia, maupun Jawa yang menimbulkan gelak tawa dari penonton. Pertunjukan ditutup dengan adegan dipanahnya Rahwana oleh Rama saat matahari sudah terbenam dan langit menjadi gelap. Semua adegan dari awal hingga akhir berpadu dengan sangat apik. Luar biasa! Benar-benar sangat menghibur. Saking serunya si nyonya pengen balik kesini lagi untuk menonton lagi.

tari kecak di gwk

tari kecak di gwk

tari kecak di gwk

Dari sini saya benar-benar kagum dengan Bali yang bisa mengemas kesenian dan pariwisata dengan sangat baik. Nggak heran industri pariwisata di Bali terus berkembang dari tahun ke tahun. Kesenian disana juga akan terus lestari karena kebanyakan masyarakan Bali hidup dari seni dan pariwisata.

Menonton Tari Kecak di GWK ini menjadi salah satu objek yang sangat saya rekomendasikan jika kalian liburan di Bali. Dengan uang 30.000 saja kalian bisa melihat patung Garuda Wisnu Kencana plus menyaksikan Tari Kecak secara gratis sore harinya. Nah kalau kalian nggak bisa datang ke GWK sore hari untuk menyaksikan Tari Kecak, kalian bisa datang saat siang hari. Pukul 13.00-14.00 setiap harinya diadakan pertunjukan Tari Barong yang juga bisa disaksikan secara gratis asal kalian punya tiket masuk GWK. Selamat berlibur!


2 komentar:

  1. Aku udah pernah ke GWK tapi sayang bukan pas jam Tari Kecak berlangsung...

    BalasHapus
  2. kalo siang sih bisa juga liat tari barong mas, kalo kebetulan pas tampil sih :D

    BalasHapus