18 September 2012

Bandara Adi Sumarmo (SOC): Bandara Modern Dengan Nuansa Tradisional

bandara adi sumarmo

Setelah hanya mampir semalam di Kota Solo untuk menyaksikan langsung event Solo Batik Carnival 2012, keesokan harinya saya sudah harus meninggalkan Solo. Pagi-pagi sekali saya sudah diantar teman saya, Frandi, ke Bandara Adi Sumarmo untuk mengejar flight saya.

Meskipun Bandara Adi Sumarmo terletak di Jawa Tengah dengan jarak kota yang tidak terlalu jauh dari Jogja (kota asal saya berdasarkan KTP :p), namun ini adalah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Bandara Adi Sumarmo.

Dulunya Bandara ini dikenal dengan nama Bandara Adi Sumarmo-Solo. Namun sekarang sudah tidak lagi. Beberapa waktu yang lalu Pemda Boyolali sempat meributkan penyebutan ini. Yah secara administratif memang bandara ini terletak di Boyolali, namun menurut saya Pemkot Solo juga punya andil besar dalam pengembangan Bandara Adi Sumarmo. Saat ini kalian mesti terbiasa dengan sebutan yang baru yaitu Bandara Adi Sumarmo-Boyolali.

Kesan saya begitu melihat Bandara Adi Sumarmo adalah bentuk bangunannya yang kental dengan nuansa tradisional. Bentuk bangunannya berupa rumah joglo dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan usia bangunan yang terlihat masih cukup baru.

bandara adi sumarmo

Kesan tradisional di bagian eksterior bukan berarti interiornya serupa. Bagian interior Bandara Adi Sumarmo menurut saya terkesan cukup modern dengan pencahayaan yang cukup serta lantainya terlihat sangat kinclong. Langit-langitnya memang cukup pendek, tapi mungkin ini sesuai dengan konsep bangunan berupa rumah joglo.

Beberapa toko souvenir yang kebanyakan menjual kerajinan dan batik berderet di sepanjang koridor menuju ruang tunggu. Selain itu terdapat juga cafe dan resto. Jumlahnya memang nggak banyak, wajarlah untuk bandara kecil dengan jumlah penerbangan yang tidak terlalu banyak ini.

bandara adi sumarmo

bandara adi sumarmo

Jika dibandingkan dengan Bandara Adi Sucipto-Jogja, ruang tunggu di Bandara Adi Sumarmo sedikit lebih luas. Namun jumlah penerbangan di Adi Sumarmo yang tidak sebanyak di Jogja. Jadi bisa dibayangkan, ruang tunggu Bandara Adi Sumarmo terasa jauh lebih nyaman dan tidak crowded sama sekali.

Meskipun dari segi trafik penerbangan tergolong rendah, Bandara Adi Sumarmo sudah disebut sebagai bandara internasional. Hal ini dikarenakan sudah ada penerbangan rute internasional di bandara ini. Dua rute internasional yang dimiliki Bandara Adi Sumarmo adalah ke Kuala Lumpur oleh AirAsia dan Singapore oleh Silk Air. Selain itu, Bandara Adi Sumarmo juga digunakan sebagai embarkasi haji setiap tahunnya untuk wilayah Jateng dan DIY.

bandara adi sumarmo

Saya sendiri merasa cukup nyaman berada di Bandara Adi Sumarmo. Namun yang menjadi perhatian saya adalah masalah transportasi. Angkutan disini hanya ada taksi bandara dan Bus Rapid Transit (BRT)/Batik Trans Solo yang jadwalnya ntah berapa puluh menit sekali. Kalah jauh jika dibandingkan dengan moda transportasi di Bandara Adi Sucipto-Jogja yang sudah sangat lengkap. Nggak heran juga kalau banyak warga Solo yang bepergian melalui Jogja. Selain rute yang lebih lengkap dan banyak, juga transportasi lebih mudah. Bandara Adi Sumarmo harus segera berbenah agar calon penumpang tidak lari ke Jogja hanya karena masalah transportasi.

OK, segitu dulu deh ngocehnya tentang Bandara Adi Sumarmo (SOC)-Boyolali. Sekarang mau terbang kemana ya? :D


7 komentar:

  1. baru sekali terbang dari Solo, tepatnya 3 tahun yang lalu. Saya suka bandara ini. Cuma waktu itu sedikit kesal karena pelayanan check in nya lama sekali

    BalasHapus
  2. Semoga pelayanannya juga bagus. 

    BalasHapus
  3. Kalo urusan check in sih bikan salah bandaranya kaili ya, tapi petugas maskapai yg bersangkutan. Hehe

    BalasHapus
  4. saya belum pernah :D
    biasanya adisucipto aja sih... lagian rute Dps-solo jarang, jadi lbh asik via jogja meski jauh dari pekalongam, haha

    BalasHapus
  5. bukan jarang lagi mas ari, tapi nggak ada.. orang-orang solo kalau mau ke denpasar naik pesawat ya lewat jogja yang paling gampang :D

    BalasHapus
  6. Darien Gunadi Safarino21 Juni, 2013 02:20

    yok, jogja adi sumarmo naik opo ya... flight ku seko solo je :D

    BalasHapus