14 November 2012

Keliling Kota Tua Jakarta dengan Ojek Sepeda

Ojek Sepeda Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta memang nggak terlalu luas. Kalau dihitung mungkin hanya sekitar 1,3 km persegi yang meliputi wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Dengan luas seperti itu, kalau maksa keliling jalan kaki tentu saja bikin gempor kaki. Beruntungnya, kalian nggak perlu capek-capek jalan kaki karena di Taman Fatahillah yang berada persis di depan Museum Fatahillah sudah banyak jasa ojek sepeda yang bisa mengantar kalian berkeliling Kota Tua.

Jasa ojek sepeda ini rata-rata antara 25.000 hingga 30.000 saja. Kalau kalian sudah hafal jalan, kalian bisa menyewa sepeda saja dengan harga yang lebih murah tentunya. Saya sendiri nggak ngerti jalan disana jadi saya memanfaatkan ojek sepeda untuk berkeliling.

Ojek sepeda disini seperti layaknya sebuah tour, sudah ada paket-paketnya kok. Untuk paket tour yang saya ambil dengan harga 25.000 sudah meliputi kunjungan ke Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bahari, Menara Syahbandar, Galangan VOC, Jembatan Tarik Kota Intan, dan Toko Merah. Sudah cukup lengkap kan? Apalagi dengan menggunakan jasa ojek sepeda kita nggak perlu capek-capek gowes, tinggal duduk dan dibonceng di belakang. :D

Ojek Sepeda Kota Tua Jakarta

Nah sepeda-sepeda yang bisa dipakai disini kebanyakan adalah sepeda onta jadul tapi sudah mendapatkan sentuhan modern dengan warna-warna yang mencolok. Padahal kalau menurut saya bakal lebih asyik kalau mempertahankan warna aslinya. Serasa ada di jaman penjajahan Belanda. Haha.. Mungkin ini dilakukan dengan pertimbangan ekonomi juga kali yah. Dengan memberi warna-warni di sepeda akan lebih menarik minat pengunjung untuk menyewanya. Ya walaupun masih ada juga sih sepeda-sepeda tua yang masih dengan warna "klasiknya", tapi jumlahnya nggak banyak. Selain itu ada juga sepeda-sepeda model gandeng yang bisa dipakai gowes berdua. Sekarang keliling Kota Tua dengan ojek sepeda dulu yuk! :D



3 komentar:

  1. Meutia Halida Khairani15 November, 2012 05:59

    saya sih jalan kaki keliling kemana2 di kota tua. capek sih lumayan.

    BalasHapus
  2. nggak kebayang kalau sampai sunda kelapa, museum bahari, dan lain-lain jalan kaki mut.. -_-

    BalasHapus