2 Januari 2013

Liburan Keluarga di Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas

Sudah menjadi hal yang umum di keluarga saya maupun di keluarga-keluarga lainnya saat lebaran melakukan liburan keluarga ke tempat-tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari rumah ataupun kampung halaman. Untuk keluarga saya, pada libur lebaran tahun 2012 yang lalu kami pergi ke tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari rumah yaitu Taman Nasional Way Kambas. Kami pergi kesini karena dua orang keponakan saya yang berumur dua dan empat tahun kepengen melihat gajah. Jadilah kami sekeluarga besar pergi liburan kesini.

Dari rumah saya ke Pusat Latihan Gajah di Taman Nasional Way Kambas berjarak kurang lebih antara 65-70 km. Cukup dekat kan? Ya sih, kan masih sama-sama di Lampung Timur. Jarak sejauh ini biasanya bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam, kadang bisa sampai 2 jam sih kalau naik mobil karena jalan masuk dari jalan raya ke Pusat Latihan Gajah nggak begitu bagus.

Setelah sampai di Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas, saya tidak melihat perubahan yang berarti sejak saya datang kesini dua tahun sebelumnya, kecuali pengunjung Taman Nasional Way Kambas yang begitu ramai. Memang sih tempat wisata yang satu ini hanya ramai saat libur sekolah, libur Natal dan Tahun Baru, atau saat libur lebaran. Di hari Minggu saja jarang pengunjung yang datang.

Taman Nasional Way Kambas

Nah apa yang bisa dilakukan di Taman Nasional Way Kambas? Saat musim liburan seperti libur lebaran, cukup banyak gajah-gajah terlatih yang dikeluarkan dari kandangnya. Gajah-gajah ini bisa menarik kereta untuk berkeliling di sekitar area taman nasional. Selain itu, terdapat pula gajah-gajah yang bisa dinaiki oleh pengunjung. Kalau saya tidak salah ingat, harga tiket kereta gajah dan untuk naik gajah dipatok dengan harga 10.000. Kalau nggak salah inget lho ya. Soalnya saya disana cuma tinggal naik-naik aja, semuanya udah dibayarin sama big boss. #ehh

Kereta yang ditarik gajah cuma berkeliling satu putaran saja dengan jarak yang nggak terlalu jauh. Untuk naik gajahnya lebih sebentar malahan, cuma keliling satu putaran di lapangan kecil saja. Tidak puas naik gajah yang cuma sebentar, saya mencoba bertanya kepada pawang gajah apakah memungkinkan berkeliling hutan dengan naik gajah? Ternyata pawang gajah mengiyakan dengan biaya sewa 75.000 untuk 30 menit per orang. Nggak perlu mikir lah dong, saya langsung menyewa untuk berkeliling selama satu jam. Ya lumayan seru juga naik gajah ke tempat yang agak jauh dari keramaian dan melihat-lihat hutan di taman nasional. Sayangnya sih selama penelusuran dengan naik gajah saya tidak sempat melihat gajah-gajah liar ataupun binatang liar lain seperti rusa maupun babi hutan yang banyak terdapat di kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Setelah berkeliling hutan naik gajah, saya dan keluarga menyaksikan atraksi gajah. Sama seperti sebelumnya, harga tiket untuk melihat atraksi ini juga sekitar 10.000. Tempat atraksi gajah yang ada tidak terlalu besar. Kurang lebih ada empat sampai enam gajah yang melakukan atraksi. Mulai dari gajah yang masih kecil, sampai gajah yang sudah sangat besar. Gajah-gajah disini tentu saja sudah sangat terlatih. Mereka bisa mengerek bendera, memberi hormat, melakukan tari hula-hula, berhitung, bahkan goyang dangdut juga bisa. Luar biasa memang gajah-gajah ini. Keponakan-keponakan saya yang semula agak takut-takut dengan gajah menjadi sangat terhibur melihat atraksi-atraksi lucu dan menggemaskan dari binatang besar ini.

Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas

Nah sebenernya agak dilema untuk menentukan kapan waktu yang tepat datang ke Taman Nasional Way Kambas. Kalau ingin melihat berbagai macam atraksi gajah, naik kereta, maupun naik gajah dengan durasi yang singkat namun dengan harga murah, kalian bisa datang saat musim liburan. Konsekuensinya, suasana menjadi kurang nyaman karena terlalu ramai. Tapi jika hanya sekedar ingin naik gajah dan berkeliling hutan dengan gajah, kalian bisa datang kapan saja. Gajah bisa disewa untuk jalan-jalan di area taman nasional yang cukup luas dengan biaya 150.000 per jam. Tapi bisa dinego juga kok dengan pawangnya. Suasana saat bukan musim liburan juga terasa sangat nyaman karena sepi dan tenteram di dalam hutan. Tapi di hari biasa seperti ini kalian nggak akan bisa melihat atraksi gajah. Monggo mau pilih yang mana.

Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas

Oh ya, tulisan mengenai Taman Nasional Way Kambas dan cara menuju kesana sudah pernah saya tulis di blog ini sekitar dua tahun yang lalu. Tulisannya bisa kalian baca disini dan disini.

Tulisan ini sekaligus tulisan pertama di tahun 2013. Selamat Tahun Baru 2013 buat teman-teman sekalian. Happy traveling! Cheers!


4 komentar:

  1. Meutia Halida Khairani03 Januari, 2013 21:04

    pada dasarnya harga naik gajah sama2 aja ya dimana pun. di taman safari juga 100rban kalo mau berkeliling agak lama.


    nggak ada atraksi gajah nimpa ya kayak di taman safari? hihihihi

    BalasHapus
  2. iya sih sama aja.. cuma kalo di way kambas lebih seru kali ya karena jalan-jalan di habitatnya langsung. ada peluang ketemu sama rekan-rekannya yang masih liar di hutan.. :))

    sayang nggak ada atraksi timpa-menimpa :))

    BalasHapus
  3. Meutia Halida Khairani04 Januari, 2013 06:49

    berarti taman nasional dan taman safari beda yah? hihihihi.

    BalasHapus
  4. taman nasional way kambas kan habitat asli gajah lampung/sumatera mut. heuheu..

    BalasHapus