18 Maret 2013

Gedung Juang 45 Riau dengan F-86 Sabre

Gedung Juang 45 Riau

Yuk kita lanjut jalan-jalan di Kota Pekanbaru. Masih di seputaran Jalan Jenderal Sudirman, tidak jauh dari Anjungan Seni Idrus Tintin, terdapat salah satu gedung bersejarah di Pekanbaru, yaitu Gedung Juang 45 Riau. Bangunan ini tepat berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Pekanbaru.

Terlihat sekilas dari luar, gedung ini tampak sepi dan tidak ada aktifitas apapun. Padahal gedung ini berfungsi sebagai salah satu tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah di Pekanbaru. Saya juga tidak tahu pasti Gedung Juang 45 Riau ini masuk kategori tempat wisata atau bukan, karena tidak terdapat di website resmi Pemerintah Provinsi Riau sekalipun.

Saya menemukan gedung ini juga secara tidak sengaja. Kebetulan saya menelusuri Jalan Jenderal Sudirman dengan berjalan kaki, kemudian melihat sebuah gedung dengan hiasan sebuah pesawat terbang di depannya. Tidak perlu berpikir panjang, saya berhenti sejenak untuk sekedar mengambil gambar.

Jika dilihat memang tidak diketahui persis apa sebenarnya fungsi Gedung Juang 45 Riau ini. Tapi bangunan monumen pesawat yang ada di depan gedung membuat saya tertarik untuk mendekat. Tertarik masuk? Tidak! Gedung ini saya lihat begitu dingin tanpa aktifitas dan seperti tanpa kehidupan. Di luar memang banyak mobil yang terparkir, tapi sepertinya itu adalah mobil yang dijual.

Sebuah benda yang menarik minat saya untuk mendekat adalah pesawat F-86 Sabre buatan North American Aviation yang berdiri kokoh tepat berada di depan Gedung Juang. Konon pesawat ini telah menjadi monumen sejak tahun 1980. Berarti hingga kini sudah menjadi monumen selama 33 tahun.

Sebelumnya monumen pesawat F-86 Sabre memang bukan di Gedung Juang, tapi berada di depan Kantor Gubernur Riau. Relokasi dari depan Kantor Gubernur Riau ke Gedung Juang ini telah dilakukan sejak Oktober 2011.

Saya kurang tahu pasti gimana detil pesawat yang dikenal dengan sebutan Sabrejet ini bisa sampai ke Indonesia. Namun, berdasarkan informasi yang saya baca, pesawat ini merupakan hibah dari Royal Australian Air Force (RAAF). Antara tahun 1973-1975 TNI-AU mendapatkan hibah sebanyak 23 pesawat F-86 Sabre dari RAAF karena hubungan Indonesia-Australia yang semakin membaik.

Selain F-86 Sabre, di depan Gedung Juang 45 Riau juga terdapat dua tank baja jaman perang berukuran tidak terlalu besar, yang masing-masing di berada kanan dan kiri gedung. Selebihnya nggak ada yang cukup menarik di sini. Sepertinya Gedung Juang 45 Riau ini juga kurang mendapatkan perhatian sebagai objek wisata.


5 komentar:

  1. Arie Ardiansyah18 Maret, 2013 07:09

    Aku cuma beberapa kali lewat tapi gak sempet mampir kesini.. soalnya pas lewat suasana lagi panas terik banget. - http://goiq.blogspot.com

    BalasHapus
  2. daaan.. sepi banget kayak nggak ada kehidupan.. -_-

    BalasHapus
  3. itu tempat cuman untuk kalau ada acra aja mas, seperti perpisahan sekolah, wisuda dan lain selain dari itu ya tak ada aktifitas

    BalasHapus
  4. sebenarnya gedung ini ada 2 lantai. Lantai atas sebagai tempat yg bisa dipakai untuk acara2 sprt yg disebutkan jamal, kemudian lantai bawah ada lukisan2 dan beberapa peninggalan sejarah. Tapi sepertinya tidak dibuka utk umum

    BalasHapus