5 Maret 2013

Terbang Bandung-Pekanbaru Untuk Pertama Kali

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Istirahat beberapa jam di Hotel Familie II sudah cukup untuk meregangkan otot-otot yang kaku. Sekitar pukul 03.30 pagi saya sudah bangun dan bersiap menuju Bandara Husein Sastranegara. Beginilah repotnya kalau naik penerbangan sangat pagi. Belum subuh, saat mata masih mengantuk sudah harus berangkat.

Saya berangkat dari Hotel Familie II yang terletak di Jalan Paskal menggunakan angkot. Meskipun masih pukul 4 pagi, namun sudah banyak angkot yang lewat di jalanan ini. Cukup dengan membayar 2.000 rupiah saya sudah tiba di ujung Jalan Pajajaran, kemudian sedikit melanjutkan dengan berjalan kaki ke bandara.

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Sesampainya di Bandara Husein Sastanegara, bandara sudah terlihat ada aktivitas, tapi ya masih sepi. Sepertinya penerbangan paling pagi yang berangkat hanyalah penerbangan saya dengan Indonesia AirAsia tujuan Pekanbaru dengan jadwal pukul 05.15.

Suasana di check-in counter juga terlihat lengang, belum ada penumpukan penumpang yang berarti. Seperti biasa, saya sudah melakukan web check-in, jadi sesampainya di bandara langsung saja membayar airport tax. Setelah itu langsung naik ke ruang tunggu yang ada di lantai dua.

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Bandara Husein Sastranegara yang mungil ini masih sangat nyaman saat penerbangan paling pagi seperti ini. Namun satu jam kemudian bisa dipastikan ruang tunggu akan penuh sesak. Memang sudah waktunya Bandung memiliki terminal yang lebih representatif karena penerbangan di bandara ini terus meningkat.

Belum pukul 5 pagi sudah ada panggilan boarding untuk para penumpang Indonesia AirAsia QZ-7581 tujuan Pekanbaru. Sepertinya memang akan sangat on time. Di luar juga masih cukup gelap.

Dibandingkan dengan penerbangan saya Surabaya-Bandung hari sebelumnya, penerbangan Bandung-Pekanbaru ini memiliki load factor yang lebih bagus, sekitar 80 persen. Ya sepertinya Indonesia AirAsia akan lebih lama bertahan di rute ini.

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Setelah proses boarding yang cukup singkat, pesawatpun akhirnya berangkat menuju Pekanbaru. Saya memang nggak mengambil banyak foto, selain masih gelap juga mata masih mengantuk. Selama penerbangan saya habiskan untuk tidur. Apalagi penerbangan Bandung-Pekanbaru berdurasi sekitar dua jam. Lumayan buat nambah jam tidur yang kurang.

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Saya baru terbangun saat pesawat sudah mendekati Pekanbaru. Tidak lama kemudian pesawat touchdown dengan mulus, tapi cukup terasa kalau runway Bandara Sultan Syarif Kasim II sangat tidak rata. Jadi agak bumpy juga waktu mendarat.

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Indonesia AirAsia Bandung-Pekanbaru

Akhirnya sampai juga di Pekanbaru. Ini adalah pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Pekanbaru. Otomatis menjadi pengalaman pertama juga berada di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Saya cukup penasaran juga, seperti apa wajah kota yang menjadi salah satu kota minyak di Sumatera ini. Tunggu di postingan berikutnya ya.


4 komentar:

  1. aku sudah beberapa kali ke PKU, tapi waktu itu belum nyicip airport baru nya yang keren itu.. Terakhir kesana itu gedung airportnya sudah kelar tapi airport lamanya belum dirobohkan.. jadi masih datang dan pergi dan gedung airport lama... http://goiq.blogspot.com

    BalasHapus
  2. kebetulan kemaren udah nyicipin gedung terminal baru.. lumayan bagus mas..

    BalasHapus
  3. jd inget bulan juni 2011 family saya terbang dgn batavia dari MES tanpa AC ( fanas bgt pasti yahh... ) & akhirnya mendarat darurat di PKU...

    BalasHapus
  4. wah tentu jadi pengalaman yang tak terlupakan ya mas.. :)

    BalasHapus